Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Lokasi Pesta Gay di Harmoni Diduga Salahi Perizinan

8 Okt. 2017, 13.34.38

Lokasi Pesta Gay di Harmoni Diduga Salahi Perizinan

Jakarta, sentananews.com

Kasus dugaan prostitusi pria pecinta sesama jenis alias gay kerap terjadi di wilayah ibu kota. Setelah kasus Kelapa Gading yang menghebohan beberapa waktu lalu, aktivitas tak sewajarnya tersebut kali ini terjadi di tempat spa di ‎kawasan Ruko Plaza Harmoni Jakarta Pusat.

Pada penggerebekan teranyar ini, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Pusat menciduk 51 pria yang diduga tengah memadu kasih dengan sesamanya di tempat spa di kawasan Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, itu.

Menurut Wakapolres Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asep Guntur Rahayu, jajarannya tengah fokus menyelidiki kasus dugaan prostitusi sesama jenis ini. Ia menduga T1 Sauna telah menyalahi perizinan tempat usaha.

"‎Kan enggak mungkin izinnya untuk prostitusi. Dia pasti (diduga) menyalahi izinnya itu. Jadi kita masih dalami semuanya, termasuk track record tempat itu," kata Asep seperti dikuti Okezone, Minggu (8/10).

Namun ia mengatakan, hingga saat ini belum ada tersangka baru pada kasus tersebut. Dia juga tengah mendalami status hukum para pelaku pesta seks itu. "Belum ada (tersangka baru). Sejauh ini belum ada informasi dari Reskrim, masih yang itu (enam orang tersangka). Pokoknya masih terus didalami," tutur mantan Kapolres Cianjur ini.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut. Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika Serikat.
News
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dikabarkan ditolak masuk ke Amerika Serikat oleh Pemerintah AS.Kabar itu diterima Jendera...
Bakamla Hadiri Apel Hari Santri 2017
News
Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi AS, S.T., S.Sos., M.M. mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, SE, MH...
Polisi Amankan 14 Pendemo di Istana
News
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengungkapkan, pihaknya mengamankan 14 mahasiswa yang b...
Jaga Suasana Kondusif, Dandim 0503/JB Jalin Silaturahmi
News
Dandim 0503/JB, Letkol Kav Andre Henry Masengi, melakukan safari silaturahmi ke sejumlah tokoh dan jajarannya.Salah satunya, Le...
 Laksda TNI Agung Prasetiawan Jabat Asrenum Panglima TNI
News
Fungsi dan tugas perencanaan umum, menempati peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan, pengembangan kekuatan dan ke...
Tenaga Konstruksi Indonesia Mampu Saingi Jerman dan Jepang
News
Presiden Joko Widodo berkeyakinan bahwa kualitas konstruksi karya tenaga kerja Indonesia mampu setara dengan konstruksi yang di...
JICA dan JCG Kunjungi Kantor Zona Bakamla RI
News
Delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Coast Guard (JCG) mengunjungi Kantor Kamla Zona Maritim Barat ...
Markas PMJ Digegerkan Tas Koper Dikira Berisi Bom
News
Markas Polda Metro Jaya digegerkan sebuah benda mencurigakan berupa koper besar yang diletakkab di dekat pos pengamanan pintu m...
PLN Dukung Jakarta Bebas Sampah 2020
News
PT PLN Distribusi Jakarta Raya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) turut mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mengemba...