Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Mapolrestabes Bandung Musnahkan Narkoba Senilai 30 Miliar

1 Sep. 2018, 14.48.09

​Mapolrestabes Bandung Musnahkan Narkoba Senilai 30 Miliar

Jakarta, Sentananews.com

Beragam jenis narkoba dengan nilai sekitar Rp 30 miliar dimusnahkan di halaman Mapolrestabes Bandung, Kamis 30 Agustus 2018 lalu. Benda tersebut merupakan bagian barang bukti atas pengungkapan kasus yang sudah dilaksanakan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung selama tahun 2018.

"Dengan jumlah 183 kasus terhitung sejak Januari hingga Agustus 2018," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, seperti realese yang diterima, Sabtu (1/9/2018).

Barang bukti yang dimaksud terdiri dari 12,913 kilogram sabu, 1.737 ketamin, 1.620 butir pil ekstasi, 1 kilogram ganja, 24 kg khatinon, 3 gram tembakau sintetis, serta 11.007 butir pil daftar G. Pemusnahan dilakukan di antaranya dengan memasukkan ke dalam insinerator, menggunakan blender, serta dilarutkan dalam cairan kimia.

"Kegiatan pemusnahan ini sebagai bentuk tindak lanjut atas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Jika dirupiahkan, seluruhnya senilai Rp 30 miliar," kata Irman.

Berkaitan dengan peredaran narkoba, dia menuturkan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Soalnya, kondisi sudah terbilang rawan dengan banyaknya korban akibat narkoba.

"Tadi sudah ada pembicaraan lebih lanjut ke depan apa yang akan kita lakukan langkah bersama dalam rangka kita mengkampanyekan agar Bandung bebas dari narkoba. Seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi. Tentu kita harus bersinergi dengan seluruh pihak," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, upaya bersama ini dilakukan sebagai langkah pencegahan. "Tidak mungkin hanya dilakukan penindakan secara represif saja, yang paling utama adalah justru pencegahan agar masyarakat semua bisa menolak untuk menggunakan, memakai, menyebarkan, mengedarkan barang haram ini," kata Irman.

Rambah Pedesaan

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat Brigjen Sufyan Syarif. Dikatakannya, saat ini peredaran narkoba tidak hanya berada di kawasan perkotaan. Justru sekitar 70 persen di antaranya sudah masuk ke pedesaan. Dalam lingkup nasional, setiap hari 40 orang tewas akibat narkoba.

Oleh karena itu, penanganan akan sulit jika hanya mengandalkan aspek penegakan hukum. "Tidak bisa narkoba diselesaikan sendiri oleh polisi atau BNN. Ini harus diselesaikan bersama," ujarnya.

Khusus untuk Jawa Barat, dia mengakui bahwa provinsi ini berada dalam kondisi rawan narkoba. Untuk lingkup nasional, Jawa Barat menempati posisi kelima. "(Kerawanan) dari penggunaan dan peredarannya," kata Sufyan.

Dia mengatakan, saat ini sejumlah pintu masuk di Jawa Barat sudah digunakan untuk masuknya narkoba, mulai dari jalur bandara, pelabuhan, hingga jalur-jalur tikus. Hal itu di antaranya ditandai dengan penangkapan sejumlah warga negara asing atas kepemilikan narkoba di Bandara Husein Sastranegara sepanjang 2018.

"Semua akses bandara itu bisa masuk, bukan hanya di Bandung. Di Kalimantan, di Aceh, di Sumatera Utara, semua bisa masuk. Dan narkoba itu kalau pintu buntu, dia akan selalu cari jalan. Jalan tikus pun dia masuki," katanya. (Tubagus)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kuatkan Dukungan, PDIP Gelar Safari Kebangsaan
News
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, guna menguatkan pemenangan pasangan capres-cawapres Joko W...
​Lagi, Pertamina EP Gelar Pelatihan Keriwausahaan
News
Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) melalui operatornya PT Pertamina EP Cepu (PE...
​FSAM Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
News
Sebanyak 60 orang yang mewakili Forum Silaturahmi Alumni Mesir (FSAM) mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon presiden...
Wisuda Ke 66 Unindra Prof Gautam Kumar Lakukan Orasi Ilmiah
News
Jakarta, sentananews. comAda yang menarik dalam pelaksanaan wisuda ke 66 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI yang di laksana...
​Monumen Kapsul Waktu di Merauke Siap Diresmikan Presiden
News
Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua, yang menyimpan Impian Indonesia 2015-2085, telah rampung dibangun. Rencananya, Presiden...
Pulau Seribu Resmikan Gerai Dekranasda
News
Jakarta, sentananews.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu resmikan gerai Dekranasda dan pameran produk unggulan Us...
Belasan Bangli di Bantaran Kali Mati Angke Ditertibkan
News
Jakarta, sentana news. comDalam upaya mengatasi banjir saat musim hujan, belasan bangunan liar yang berada di bantaran Kali Ite...
​Pertamina Sumbagsel Serahkan Ambulans untuk Warga
News
Masih dalam suasana Hari Pahlawan, Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel menyerahkan dua (2) unit mobil ambulans ke...
Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di Danau Toba
News
Untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang bertaraf internasiona...