Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Mendagri Akan Minta Klarifikasi ke Pembela Ahok

12 Mei 2017, 0.23.09

​Mendagri Akan Minta Klarifikasi ke Pembela Ahok

Jakarta, Sentananews.com

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, akan segera mengirimkan surat kepada seorang yang mengaku pembela Basuki Purnama, tentang pernyataan mereka yang mengatakan rezim Jokowi lebih parah dari rezim SBY.

"Saya segera akan kirim surat kepada dia, untuk dalam waktu satu minggu menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya yang memprovokasi, memfitnah dengan kata-kata yang tidak pantas," ujar Kumolo, melalui pesan WhatsApp, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya seseorang wanita yang mengaku sebagai pembela Purnama, dalam orasinya di video menyatakan, keadilan telah diinjak-injak, dan penilaian orang itu tentang rezim Jokowi dibandingkan rezim SBY.

Kumolo menunjukkan video itu melalui pesan WhatsApp-nya, dan menyatakan telah mengetahui identitas wanita itu, yang dia katakan, wanita itu bernisial VKL.

"Dirjen politik Kementerian Dalam Negeri dalam waktu cepat telah mampu melacak dan telah mendata dan menelisik siapa yang bersangkutan termasuk keluarga dan aktivitasnya," ujar dia.

Menurut Kumolo, jika dalam satu pekan wanita itu tidak mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka di media nasional, maka dia sebagai pembantu presiden, sebagai menteri dalam negeri dan sebagai warga negara Indonesia akan melaporkan VKL ke polisi.

Kumolo mengatakan, peristiwa ini harus menjadi pendidikan politik buat siapa pun bahwa tidak boleh memaki, memfitnah presiden, dan siapapun tanpa bukti yang jelas.

"Membela Pak Ahok silahkan itu hak azasi setiap manusia, tapi jangan mengaitkan orang lain apalagi mengait-ngaitkan rezim pemerintahan dan Presiden Jokowi. Saya menteri dalam negeri, bagian dari rezim pemerintahan Pak Jokowi merasa tersinggung dengan ucapan orang tersebut yang mengaku simpatisan Ahok," pungkas dia.@

Editor: Pahala Simanjuntak



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Kerahkan 139 Petugas, Periksa Kesehatan Hewan Qurban
News
Jakarta, sentananews.com Sebanyak 139 petugas pemeriksa hewan Qurban diterjunkan ke sejumlah tempat pemotongan hewan yang ada ...
Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam ran...
Proyek Asian Games di Bawah Kemenkominfo Senilai Rp 10,3 M Bermasalah
News
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di tahun 2018 menjalankan beberapa program terkait penyelenggaraan Asian Games...
YLKI: Pastikan Hewan Kurban Sehat Saat Akan Disembelih
News
Lusa umat Islam akan merayakan Idul Adha. Puncak dari Hari Raya Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban. Ini adalah momen y...
Kembali Diguncang Gempa, Mataram Gelap Gulita
News
Petugas Tagana Kementerian Sosial, Dedi yang kebetulan sedang berada di Mataram mengatakan sebelum gempa bumi terjadi mendadak ...
​Lombok Kembali Diguncang Gempa 7,0 SR
News
Gempa bumi kembali mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR) ini terjadi Mi...
Bedah Rumah Warga di Kedoya Selatan
News
Jakarta, sentananews.com Badan Zakat Infaq dan Sodaqoh (Bazis) Pemko administrasi Jakarta Barat, memberikan bantuan dana sebesa...
​Tepat HUT RI, PT PEP Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Wolai – 001
News
Komitmen PT Pertamina EP anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu migas, sekaligus dibawah naungan S...
​Asian Games 2018, RSPP Siagakan 80 Tenaga Medis
News
Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dipercaya menjadi Tim Medis untuk proses Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018. RSPP...