Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Menhan: Kondisi 10 WNI Disandra Abu Sayyaf Masih Sehat

13 April 2016, 13.29.15

Menhan: Kondisi 10 WNI Disandra Abu Sayyaf Masih Sehat

​Jakarta, Sentananews.com

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan nasib 10 Warga Negara Indonesia yang disandera separatis Filipina pimpinan Abu Sayyaf sejak awal April lalu dipastikan masih sehat.

Hal itu diutarakan karena terjadi kontak senjata pada Sabtu antara militer Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf, di Pulau Basilan yang memakan korban 18 tentara Filipina tewas di tempat dan lima milisi Abu Sayyaf tewas.

"Yang namanya operasi militer itu pasti ada korban, maka jalan terbaik adalah negosiasi," kata Ryamizard saat ditemui di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (13/04).

Untuk membebaskan para sandera Indonesia sedang mencari cara agar uang negosiasi yang disiapkan oleh perusahaan tidak terjebak .

"Jadi upaya penyelamatan itu ada tiga, ada diplomasi, negosiasi, dan operasi militer.," kata Ryamizard.

Sementara itu, pembayaran sandera akan dilakukan oleh perusahaan, dan pemerintah akan berupaya lewa diplomasi.

Sebelumnya Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, meminta pemerintah mengambil jalur negosiasi dalam membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

Kelompok Abu Sayyaf yang diketahui menculik 10 WNI itu dipimpin Al-Habsy Misaya dan Jim Dragon.

"Operasi militer pemerintah Filipina yang gagal, memberikan isyarat penting untuk membebaskan 10 WNI harus mempertimbangkan pendekatan kemanusiaan melalui jalur negosiasi," kata Siddiq.

Dia mengatakan, apabila prioritas utama pemerintah adalah menyelamatkan 10 WNI maka jalur negosiasi merupakan yang harus ditempuh.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...