Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Menkominfo: Medsos Tak Bisa Matikan Koran

11 Feb. 2018, 0.13.13

Menkominfo: Medsos Tak Bisa Matikan Koran

Magelang, sentananes.com

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara meyakini media "mainstream" seperti koran (media cetak) dan elektronik (radio dan televisi) tidak akan mati karena adanya media sosial.

"Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media `mainstream` apakah cetak atau elektronik itu tinggi, maka saya meyakini media mainstream tidak akan mati gara-gara media sosial," katanya saat pembukaan rakernas Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) di Magelang, Jateng, Sabtu.

Menurut dia, media mainstream mementingkan kebenaran dan keakurasian dari pada kecepatan, sedangkan medsos mementingkan kecepatan dari pada keakurasian. "Di dunia media sosial kecepatan itu nomor satu, bahkan karena mendewakan kecepatan mereka menomorduakan keakurasian," tukasnya.

Ia mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap media nasional Indonesia bagus, menduduki nomor dua setelah Tiongkok dan nomor tiga India.

"Kami mencoba transparan kepada publik bagaimana mengelola media sosial termasuk situs-situs, mengelola dunia digital ini seperti apa. Kami harus transparan karena kami harus melibatkan semua lapisan masyarakat," katanya.

Masih menurut dia, pemerintah tidak akan mampu, Kominfo dengan kepolisian berdua tidak akan efektif tanpa bantuan masyarakat.

"Saat ini hoax yang beredar mengenai seolah-olah ada kriminalisasi terhadap kiai, ustadz, kemudian ada yang meninggal dan Polri sudah menangkap dan ternyata pelakunya tidak waras," paparnya.

Modusnya, kata dia, makin banyak orang membuat akun kemudian dilempar isinya fitnah, padahal kemampuan masyarakat kita atau literasinya memilah mana yang benar itu masih harus selalau ditingkatkan, tidak seperti masyarakat maju yang lain.

"Minggu lalu Kominfo, Bawaslu, KPU sudah menandatangani yang namanya nota aksi untuk mencegah penggunaan media sosial yang nantinya melanggar proses pilkada," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Sinyal Jokowi-Muhaimin Tersirat di Disnatalies 60TH FH-UKI
News
Sinyal pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden di Pemilu 2019 ters...
Cak Imin: ​Indonesia Jangan Sampai Seperti Yugoslavia
News
WAKIL Ketua MPR RI, Dr (CH) Muhaimin Iskandar, M.Si mengatakan Negara Kesatuan Relublik Indonesia (NKRI) jangan sampai bernasib...
Pembangunan Titik Nol Peradaban Islam di Barus Ditunggu
News
Bupati Tapanuli Tengah (Tamteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan pasca kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ke Barus...
Delapan Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat
News
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin apel penerimaan laporan korps kenaikan pangkat 28 perwira tinggi TNI. Salah s...
​Soal 200 Penceramah, PBNU: Kemenag Jangan Buat Gaduh
News
Langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang merilis 200 penceramah terus menuai komentar di masyarakat. Terlebih, rilis yang direk...
Pengamat: Pendirian ​Koopssusgab Karena Situasi Mendesak
News
Pengamat Pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, penanggulangan terorisme di Indonesia masuk ranah pidana yak...
​DPR: RUU Antiterorisme Selesai Pekan Depan
News
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Antiterorisme Supiadin Aries Saputra mengatakan, pembahasan pasal-pasal dalam RUU Antit...
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Air Bersih Masjid di Sumbar
News
Untuk mendukung kualitas ibadah umat muslim, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peningkatan kuali...
Pemkot Jakut Gencarkan Gerakan  Jumat  Bersedekah
News
Jakarta, Sentananews.com Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Badan Amil, Zakat dan Sodaqoh (Bazis) terus menge...