Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pameran Seni Printmaking 2018 hadir di Plaza Indonesia

22 Sep. 2018, 22.43.36

​Pameran Seni Printmaking 2018 hadir di Plaza Indonesia

Jakarta, sentananews.com

Sampai saat ini seni Printmaking and Paper Art di Indonesia masih kurang diminati dan dikenal oleh sebagian masyarakat luas dibandingkan seni lukis, seni tari, dan seni-seni lainnya. Hal tersebut membuat para seniman Printmaking and Paper Art Indonesia beralih ke seni melukis.

Untuk mengantisipasi hal tersebut A4+1 Project menggelar even "IPPAS, Internasional Printmaking and Paper Art Show 2018". "Even ini bertujuan untuk mengangkat para seniman-seniman Printmaking dan Paper Art Indonesia untuk dapat sejajar berkarya di dunia internasional, serta dapat memberikan edukasi untuk memperkenalkan dan membiasakan masyarakat melihat karya-karya seni cetak dan seni kertas," kata Wakil Ketua A4+1 Project, Panitia IPPAS Nike Sungawinata dalam Pameran Internasional Printmaking and Paper Art Show 2018 di Plaza Indonesia Jakarta Sabtu (22/9).

Nike menjelaskan, pameran yang diselenggarakan kali pertamanya ini, dibuka dari tanggal 17 sampai 23 September 2018. "Pameran ini diikuti oleh 11 negara sahabat seperti Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, Pakistan, Polandia, Israel, Francis, Italia, Piliphina, Australia, dan tentunya Indonesia," jelasnya.

A4+1 Project lanjut Nike, bertindak sebagai panitia pelaksana yang terbentuk sejak 2 tahun lalu, di bantu oleh Prof. Setiawan Sabana selaku guru besar Seni Grafis ITB.

"Awalnya kita hanya mau mengadakan kompetisi seni grafis, tetapi atas dasar saran dari Prof setiawan agar memasukan juga unsur seni kertasnya, karena seni gravis dan seni kertas sangat berhubungan sebagai karya - karya yang sejak dulu sudah ada di masyarakat di dunia seni," lanjutnya.

Selain di akademis, seni grafis sudah ada sejak jaman belanda, mereka membawa pengaruh - pengaruh yang ada didalam dunia seni. "Namun seni ini tidak dikembangkan, dan tidak dianggap sebagai seni yang penting, sehingga biasanya mereka (pelajar) yang suah selesai sebagai seniman, mereka beralih ke lukis. Karena seni grafis kurang di akui," tuturnya.

Dalam kompetisi ini Indonesia terpilih sebagai juri. Indonesia dan Amerika terpilih sebagai seni Printmaking dan Paper Art terbaik. Hasil karya-karyanya juga ada dalam pameran ini.

Nike berharap, Pemerintah dapat lebih membuka peluang bagi seni Printmaking dan Paper Art di Indonesia, serta mengapresiasi seniman-seniman yang karya-karyanya ada di sekitar kita," pungkasnya.(rif)

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Pembelajaran Guru SD
News
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan...
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...