Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pangdam Jaya: Keamanan Negara Dijamin dan Dijaga Penuh

14 April 2019, 23.43.56

​Pangdam Jaya: Keamanan Negara Dijamin dan Dijaga Penuh

Jakarta, sentananews.com

Keamanan negara dijamin dan dijaga dengan penuh tanggung jawab oleh Polri - TNI sehingga tidak ada lagi ketakutan masyarakat untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019 dalam melaksanakan haknya sebagai warga negara mengikuti Pemilu 2019.

Demikian disampaikan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono, saat memimpin Apel Pengamanan skala besar memasuki masa tenang pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019

bersama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs. Gatot Eddy Pramono, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Minggu (14/4/2019).

Dalam apel tersebut, Pangdam Jaya Mayjend TNI Eko Margiono bersama Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono, juga kembali menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa keamanan negara dijamin dan dijaga dengan penuh tanggung jawab oleh Polri – TNI sehingga tidak ada lagi ketakutan masyarakat untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019 dalam melaksanakan haknya sebagai warga negara mengikuti Pemilu 2019.

Pangdam juga menegaskan kepada pihak yang berniat akan mengganggu jalannya Pemilu 2019 dengan berbagai cara, maka akan berhadapan dengan Polri dan TNI yang siaga dan siap menindak siapapun juga yang berupaya menggagalkan pelaksanaan Pemilu 2019 dengan melanggar hukum dan melawan konstitusi negara.

Pada kesempatan ini Pangdam menyatakan agar para prajurit yang terlibat dalam pengamanan Pemilu harus siap mulai dari personilnya sendiri, logistik, pengetahuan metode pengamanan dan Standard Operasi Pengamanan(SOP) Pemilu, termasuk pengetahuan personel tentang kategori pelanggaran Pemilu dan lain sebagainya.

"Prajurit TNI juga harus netral, tidak mendukung salah satu Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta tidak mudah terpancing emosi ketika bertugas dan harus mengedepankan profesionalisme" tegas Pangdam.

Terkait dengan minggu tenang pemilu 2019, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiono menegaskan kondisi DKI Jakarta dan sekitarnya memasuki masa tenang Pemilu 2019 ini kondusif dan aman.

Pangdam bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang memimpin apel ini, juga mengatakan bahwa apel gabungan yang diikuti 38.000 personel ini, merupakan tahap pengecekan kesiapan jajarannya. "Jangan anggap apel gabungan ini ada apa-apa, tidak ada, sebaliknya kami hanya ingin mengecek kesiapan kami," kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menambahkan, Pengamanan Kodam Jaya menjangkau wilayah DKI Jakarta, sebagian Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten. "Selain yang kita BKO-kan ke Polda Metro Jaya, ada juga sebagian yang di wilayah Kabupaten Tangerang ke Polda Banten, dan Depok, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi ke Polda Jawa Barat," jelasnya.

Pangdam juga menambahkan, tugas anggota TNI dalam pengamanan Pemilu ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS), Obyek Vital Nasional dan patroli bersama.

"Ada yang di TPS, mengamankan obyek vital nasional dan ada yang diajak patroli bersama pihak Kepolisan. Intinya adalah kita memberikan dan menjamin rasa aman kepada masyarakat saat pemilihan dan pasca pemilihan," tambah mantan Danjen Kopassus ini.

Selanjutnya Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya melakukan pelepasan pasukan patroli bersama yang diikuti aparat gabungan dan sejumlah kendaraan taktis, truk, ambulan, mobil dan motor patroli dari satuan TNI AU, TNI AL, Kostrad Kopassus dan Polri. Selain itu, kedua Jenderal Bintang Dua ini juga memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Hall D Jakarta Internasional Expo.

Sementara Kapolda dalam kesempatan apel besar di Halim menyatakan Polri menjamin keamanan warga yang akan datang ke TPS, menjamin keamanan pelaksanaan Pemilu hingga selesai Penghitungan Suara dan seluruh rangkaian Pemilu 2019 hingga tuntas serta menyatakan netralitas Polri.

"Polri berada pada posisi netral tidak memihak Pasangan Capres Cawapres manapun, Polri berpihak kepada tugas pokoknya yaitu menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Satpol PP Meruya Utara Gelar Operasi Miras
News
Jakarta, sentananews.comPetugas gabungan Satpol PP Kel.Meruya Utara Kec.Kembangan Jakarta Barat menggelar operasi minuman keras...
​TPPU Kasus Narkotika, BNN Sita Aset Rp 10 Miliar
News
Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengungkapkan, pihaknya berhas...
​KSBSI DKI Tegas Tolak People Power
News
Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DKI Jakarta menegaskan sikap untuk tidak melakukan aksi dan kegiatan dala...
PA 212 Cilegon Imbau Masyarakat Tunggu Pengumuman Resmi KPU
News
Jelang pengumuman hasil rekapitulasi resmi Pemilihan Umum oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 mendatang, Ketua Pe...
Rekapitulasi Suara Perolehan Suara di Wilayah Jakarta Timur
News
Selasai sudah Rapat Pleno Rekapitulasi tingkat kota jakarta timur,digedung KNPI Jl.Balapan Sepeda.Rawamangun,Kamis Pukul 21.10 ...
PT Oval Advertising Umrohkan 8 Karyawannya
News
PT Oval Advertising salah satu perusahaan periklanan reklame di DKI Jakarta, gelar buka puasa bersama dengan insan Media, di Ho...
​Wiranto Minta Aparat Cegah Warga ke Jakarta 22 Mei
News
Menko Polhukam Wiranto meminta pemerintah daerah dan aparat di seluruh daerah menghalau pergerakan masyarakat menuju DKI Jakart...
Prajurit TNI Ikut Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi
News
Dalam rangka memberikan jaminan pelaksanaan pembangunan konstruksi yang dilakukan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan...
​PLN Berbagi Kebahagiaan Bersama 8.000 Anak Yatim
News
Sebagai bentuk rasa syukur dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan, PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN meny...