Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pemahaman Hukum Restitusi Belum Seragam

13 Juli 2017, 0.21.51

Pemahaman  Hukum  Restitusi Belum Seragam

Jakarta, sentananews.com

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjadi sebuah lembaga yang mendapatkan amanat UU Perlindungan Saksi dan Korban untuk memberikan fasilitasi restitusi kepada korban tidak pidana. Ada pun fasilitasi tersebut, di antaranya bantuan penghitungan kerugian, hingga pencapaian besaran restitusi untuk dimasukkan jaksa ke tuntutan (requsitoir).

"Fasilitasi ini penting karena banyak kejadian korban cukup awam terkait aturan hukum, termasuk soal restitusi," ujar Wakil Ketua LPSK, Lili Pintauli Siregar, Rabu (12/7).

Meski begitu, lanjut Lili, LPSK memiliki beberapa catatan terkait restitusi bagi korban tindak pidana, di antaranya adalah masih belum seragamnya pemahaman aparat penegak hukum terkait restitusi, pemahaman korban, dan juga regulasi terkait restitusi.

Oleh karena itu, dikatakan Lili, maka perlu ada pendalaman materi terkait restitusi dalam pendidikan aparat penegak hukum, juga sosialisasi kepada masyarakat.Selain itu, regulasi terkait restitusi pun harus diperkuat, seperti misalnya UU Pemberantasan Tindak Pidana PerdaganganOrang (TPPO) yang mengatur soal restitusi.

"Oleh sebabnya kebanyakan dari terlindung LPSK yang mendapat kan restitusi kebanyakan korban TPPO, karena sudah didukung regulasi," bebernya.

Sementara di tempat yang sama, Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, mengatakan LPSKmenyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung terlaksananya restitusi bagi korban, baik itu kepada penyidik, jaksa, hingga hakim yang mengabulkan resitusi.

"Restitusi menjadi simbol bahwa penegak hukum tidak hanya soal bagaimana menghukum pelaku, melainkan bagaimana juga korban mendapatkan pemenuhan haknya," ujar Semendawai.

Penulis: Heru Lianto

Editor : Pangihutan Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Setnov Akhirnya Masuk Tahanan KPK
News
Wakil ketua KPK Laode Syarif menegaskan bahwa Ketua DPR Setya Novanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-...
Wapres: Budaya Melayu Budaya Persatuan
News
Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, budaya Melayu memiliki peran penting dan andil yang besar bagi bangsa Indonesia.Hal ini ...
​Ikuti Air Force Run 2017, Ribuan Masyarakat Padati Halim
News
Ribuan masyarakat menyaksikan lomba lari Air Force Run 2017 di Halim Perdanakusuma. Air Force Run 2017 adalah lomba lari tahuna...
Bangun Opini Publik Strategis Hadapi Perang Informasi
News
Kapendam Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi melakukan gebrakan dengan mengumpulkan seluruh Admin website jaja...
​Kasal: KRI Bima Suci Hadir Sebagai Penerus KRI Dewaruci
News
Setelah melaksanakan pelayaran dari Vigo Spanyol sejak 18 September 2017, Kapal Latih terbaru milik TNI Angkatan Laut yakni KRI...
KPK Datangi Rumah Seya Novanto
News
KPK Jemput Paksa SetnovTim penyidik KPK, Rabu (15/11) malam mendatangi rumah Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jaka...
​Kasal Pimpin Upacara Hut ke-72 Korp Marinir
News
Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE,MAP bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringati HUT ke - 72 Kor...
Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri
News
Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu...
Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata
News
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaskan bahwa, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada ...