Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pemprov DKI Akan Bedah 4000 Rumah di Jakbar

18 April 2017, 22.56.12

​Pemprov DKI Akan Bedah 4000 Rumah di Jakbar

Jakarta, Sentananews.com

Sebanyak 4000 unit rumah di wilayah Jakarta Barat atau sekitar 80 rumah di setiap kelurahan akan dibedah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Untuk itu, para Lurah dan Camat diminta melakukan pendataan rumah tak layak huni di wilayah masing-masing terkait program bedah rumah. Sasarannya adalah rumah warga tidak mampu dengan kondisi rumah nyaris roboh dan milik sendiri.

"Kebijakan bedah rumah ini berlaku di seluruh wilayah di Jakarta. Saya minta lurah dan camat untuk mendata rumah warga yang mau dibedah dan kondisinya sudah rusak," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, saat memberikan pengarahan kepada para lurah, camat dan pimpinan SKPD/UKPD, di ruang pola kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/4) sore. Menurutnya, program tersebut tidak hanya renovasi saja, melainkan keseluruhan. Artinya, Pemprov DKI akan membuatkan IMB, sertifikat hak milik serta fasilitas lainnya.

Program bedah rumah sudah diawali di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. "Kalau di Jakarta Barat, ada sekitar 80 rumah di setiap kelurahan. Itu berarti ada sekitar 4.000 rumah yang dibedah," sebutnya didampingi Wali Kota Jakarta Barat HM Anas Efendi.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemprov DKI akan menganggarkan biaya sekitar Rp 20 juta untuk setiap rumah yang dibedah. Selain itu, untuk membantu program bedah rumah tersebut, Pemprov DKI juga bekerjasama dengan sejumlah perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu Asisten Pemerintahan DKI, Bambang Sugiyono, mengatakan ada empat kriteria rumah warga yang dibedah, yakni rumah yang dibedah milik warga tidak mampu, kondisi rumah nyaris roboh atau tak layak huni, sesuai zonasi/peruntukan, serta pekerjaan pemilik rumah serabutan.

Program ini nantinya akan melibatkan RT dan RW setempat. Mereka diminta melakukan pendataan terhadap rumah warga yang akan dibedah. "RT dan RW mendata, kemudian mengusulkan rumah yang dibedah kepada lurah. Nantinya, warga turut membantu atau gotong royong membangun rumah warga yang dibedah," katanya.@(rif)

Penulis; Jayahidayat



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Gaduh Impor Beras Buwas vs Mendag Kontraproduktif
News
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso 'berseteru' dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita karena polemik impor...
Ketua DPR Minta BPJS Kesehatan Perhatikan Keluhan PDGI
News
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memperhatikan keluhan dari Persatuan Dokter Gig...
Danpusterad Buka Penataran Pelatihan Latnister TA 2018
News
Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Hartomo, buka Penataran Pelatihan Teknis Teritorial ( Latnister ), ...
Tak Ingin Terkonstelasai Politik, GBI Tunda Sidang Sinode
News
TAK ingin terkonstelasi politik, sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) menunda pagelaran siding sinodenya hingga usai perhelatan...
​PT MOS Bisa Gagal Penuhi Kontrak Pengadaan Kapal Tanker
News
Permohonan Sidang PKPU (Penundaan Kewajiban dan Pembayaran Utang) oleh Excellift Sdn.Bhd. asal Malaysia dan PT Kawasan Dinamika...
Bangli di Bantaran Kali Kresek Ditertibkan
News
Jakarta, sentananews Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan guna melakukan penertiban bangunan liar (Bangli) yang berdiri ...
​550 Anggota Saka Dirgantara Dilantik di Halim Perdanakusuma
News
Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Bambang Gunarto, S.E., M.M. memimpin upacara pelantikan Badge Saka ...
Di Hadapan Jokowi, GMKI Minta Tempat Bersejarahnya Dikembalikan
News
DI hadapan Presiden Ir, H, Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Sahat Philips Sinurat m...
Aplikasi Transportasi Daring Dimatangkan Kemenhub
News
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan inisiasi pembuatan aplikasi transportasi dalam jaringan (daring) oleh pemerin...