Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Penebang Pohon Jl. Antasari Terancam Hukuman

15 Juli 2017, 13.36.28

Penebang Pohon   Jl. Antasari Terancam Hukuman

Pohon di Jl. Antasari Jaksel Minim

Jakarta, sentananews.com

Hilangnya lima pohon pelindung di Jl. Antasari Raya, Kota Administrasi Jakarta Selatan berbuntut panjang,Dinas Kehutanan dan Pertamanan Provinsi Jakarta, akan memanggil penanggungjawab (pemilik/pengelola) gedung bertingkat di jalan Antasari Raya no 60, Jakarta Selatan. Pasalnya, sebelumnya pohon-pohon tersebut tumbuh di depan proyek pembangunan gedung tersebut.

Pemanggilanrencananya dilakukan Senin (17/7), hal ini ditegaskan Kepala Suku Dinas Kehutanan dan Pertamanan, Kota Jakarta Admnistrasi Selatan, Cristian, diruang kerjanya ketika dikonfermasi hilangnya pohonyang ramai diberitakan media massa. "Proses hilangnya pohon itu terus dilakukan," katanya,( 14/7).

Cristian, menjelaskan, proses hukum terus dilanjutkan yang ditangani langsung oleh Bidang Penegakan Hukum, Dinas Kehutanan Provinsi Jakarta. Peninjauan ke lokasi, lanjutnya, yangbersamaan dengan tinjauan dari aparat Sudin,selanjutnya dilakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi, antaranya penanggungjawab atau pengelola/pemilik gedung," katanya.

Sementara Mantan Kasudin Kehutanan dan Pertamanan, Kota Jakarta Timur ini, yang mengapresiasi pemberitaan media massa terkait penebangan pohon liar, mengakui pihaknya diminta Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi untuk terus melakukan proses hukum. Mengingat, lanjutnya, penebangan pohon liar di wilayah Jakarta Selatan cukup rawan.

Menurutnya, masyarakat boleh saja melakukan penebangan pohon tetapi harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan, dan melalui Badan Penanam Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( BPM PTSP )," Jangan asal main tebang," katanya.

Senada diungkapkan Kepala BPM PTSP Jaarta Selatan, Subhan, sejak tahun 2015 penebangan pohon harus melalui PTSP, dan berlaku untuk pohon di taman atau jalur maupun di halaman rumah warga. Prosesnya, harus mengajukan izin ke kelurahan dan kecamatan kemudian ke kantor PTSP.

Pasalnya, tegas Subhan, sebelum ditebang harus dilakukan peninjauan dan alasan penebangan pohon." Nantinya petugas PTSP akan meninjau lokasi pohon yang akan ditebang," katanya, Senin (17/7).

Ditegaskan Subhan, setelah meninjau petugas PTSP akan melakukan observasi dan menanyakan alasan penebangan ke pemilik pohon. " Jika hasil observasi alasan penebangan tidak sesuai estetika, maka tidak akan diberikan izinnya," tegasnya.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda ) nomor 11 tahun 1988 dan diperbaharuai dengan Perda nomor 1 tahun 2000, penebangan pohon yang berdiameter 10 cm ke atas harus mendapatkan izin dari dinas pertamanan DKI Jakarta, penebangan pohon tanpa izin diancam kurungan penjara tiga bulan atau denda Rp 5 juta.

Dipertegas, dalam Perda nomor 7 tahun 2010 Kota Jakarta tentang larangan penebangan pohon secara liar, juga diatur dalam dalam UU No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. "Berdasarkan undang-undang dan Perda, pelaku penebangan dapat dijerat hukum dengan ancaman hukuman atau denda uang,"tegas Cristian.

Penulsi : Heru L

Editor: Pangihutan S


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Setnov Akhirnya Masuk Tahanan KPK
News
Wakil ketua KPK Laode Syarif menegaskan bahwa Ketua DPR Setya Novanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-...
Wapres: Budaya Melayu Budaya Persatuan
News
Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, budaya Melayu memiliki peran penting dan andil yang besar bagi bangsa Indonesia.Hal ini ...
​Ikuti Air Force Run 2017, Ribuan Masyarakat Padati Halim
News
Ribuan masyarakat menyaksikan lomba lari Air Force Run 2017 di Halim Perdanakusuma. Air Force Run 2017 adalah lomba lari tahuna...
Bangun Opini Publik Strategis Hadapi Perang Informasi
News
Kapendam Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi melakukan gebrakan dengan mengumpulkan seluruh Admin website jaja...
​Kasal: KRI Bima Suci Hadir Sebagai Penerus KRI Dewaruci
News
Setelah melaksanakan pelayaran dari Vigo Spanyol sejak 18 September 2017, Kapal Latih terbaru milik TNI Angkatan Laut yakni KRI...
KPK Datangi Rumah Seya Novanto
News
KPK Jemput Paksa SetnovTim penyidik KPK, Rabu (15/11) malam mendatangi rumah Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jaka...
​Kasal Pimpin Upacara Hut ke-72 Korp Marinir
News
Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE,MAP bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringati HUT ke - 72 Kor...
Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri
News
Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu...
Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata
News
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaskan bahwa, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada ...