Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Penyebab Terbakarnya Bus Transjakarta Terus Diselidiki

29 Jan. 2016, 16.36.10

Penyebab Terbakarnya Bus Transjakarta Terus Diselidiki

Jakarta, Sentananews.com

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan sampai dengan saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki penyebab terbakarnya salah satu bus Transjakarta pada hari ini.

"Hingga kini, penyebab kebakaran bus Transjakarta itu masih diselidiki oleh pihak berwajib. Yang pasti, tidak ada korban jiwa ataupun luka karena bus tersebut adalah bus yang dipulangkan ke pool, jadi tidak mengangkut penumpang," kata Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta, Jumat (29/1).

Pihaknya pun mengaku sangat menyesalkan musibah terbakarnya bus Transjakarta yang dimiliki oleh operator Jakarta Trans Metropolitan (JTM) bernomor JTM 060 di Jalan Latuharhary arah Dukuh Atas pukul 05.50 WIB hari ini.

Baca Juga: PT Transjakarta Akan Bekukan Bus Tidak Layak Beroperasi

"Sebagai sanksi, semua bus milik operator JTM yang beroperasi melayani rute Koridor 4 dan Koridor 6 untuk sementara kami stop operasi. Kami juga minta agar segera dilakukan evaluasi dan penyelidikan terjadinya insiden kebakaran ini," ujar Budi.

Meskipun demikian, dia menyebutkan seluruh pelayanan penumpang di Koridor 4 dan Koridor 6 tetap berjalan normal dengan menggunakan armada bus lainnya.

Pada saat kejadian, tutur dia, pengemudi bernama Deliana mendapatkan informasi dari pengendara mobil pribadi yang berada tepat di samping bus bahwa di bagian belakang bus, tepatnya di ban belakang sebelah kanan ada percikan api.

"Dengan spontan, pengemudi menghentikan bus dan kemudian diikuti aksi penyelamatan bersama petugas satgas onboard dengan menggunakan dua unit alat pemadam kebakaran ringan yang ada di dalam bus," tutur Budi.

Dia mengungkapkan upaya pemadaman api di bagian belakang bus itu juga dilakukan oleh pengemudi bus Transjakarta lainnya serta petugas onboard yang ada di belakang bus tersebut dengan menggunakan empat unit alat pemadam lainnya.

Akan tetapi, api tetap membesar hingga membakar seluruh badan bus. Sekitar pukul 06.10 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan api padam sekitar pukul 06.25 WIB.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini, dan diharapkan musibah ini tidak akan terjadi lagi. Kami tetap melakukan upaya perbaikan maksimal, terlebih untuk hal hal yang berkaitan dengan keamanan penumpang. Tidak ada kompromi," tegas Budi.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Sudin Pendidikan I Jakbar  Sosialisasikan Kesadaran Hukum di  Sekolah
News
Jakarta, sentananews.com Suku Dinas Pendidikan wilayah I Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum Tosa, me...
Tokoh Lintas Agama Minta Tragedi Kemanusiaan New Zealand Jangan Dipolitisasi
News
BERTEMPAT di aula gedung Kementerian Agama RI, sejumlah Tokoh-tokoh agama dan kepercayaan serta masyarakat sipil Indonesia bers...
Ratusan Satpol PP Jakbar Kerja Bakti di Lokasi Kebakaran
News
Jakarta, sentananews.com Petugas Satpol PP Jakarta Barat didukung petugas PPSU, Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup dan TNI, mela...
​Suvey Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Menurun
News
Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN Jokowi - Ma'ruf membantah pihaknya tidak bekerja untuk memenangkan pet...
​Penetapan Tersangka Pembajak Truk Tanki Sudah Sesuai KUHAP
News
Pengacara dan Pendiri Law Office LSS Jakarta, Lonna Lengkong menegaskan, bahwa dengan ditetapkannya 5 orang tersangka pembajaka...
Diminta Pemerintah Urus  Lahan Fasos-Fasum TSI Semanan
News
Jakarta, sentananews.comKondisi lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum) di RT.016/12,Taman Semanan Indah (TSI) ...
Terkait Aliran Dana, KPK Dalami Delapan Anggota DPRD Jambi
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terhadap delapan anggota DPRD Provinsi Jambi soal aliran dana dalam penyidikan kas...
​KPK Dorong Revisi UU Pemberantasan Tipikor
News
Komisi Pemilihan AmomPK mendorong revisi Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 tahun 2001 tentang Pemb...
Ekonom Konstitusi: Penangkapan Mantan AMT Sudah Tepat
News
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori mengaku heran dengan munculnya pernyataan menyayangkan penangkapan mantan sopir mobil tangki at...