Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina MOR VII Bangun Posyandu Senilai Rp 110 Juta

8 Juli 2018, 21.19.46

Pertamina MOR VII Bangun Posyandu Senilai Rp 110 Juta

Jakarta, sentananews.com

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan kasus gizi buruk di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII Sulawesi melalui program Bina Lingkungan meresmikan bantuan pembangunan Posyandu Mandiri Teratai II di Kelurahan Pandang, Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (07/7).

Bantuan pembangunan Posyandu ini diberikan untuk pembangunan fisik Posyandu beserta instalasi jalur air dan listrik senilai Rp 110 Juta. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pertamina khususnya di bidang kesehatan. Saat ini, meski mengalami penurunan setiap tahunnya, kasus gizi buruk masih menjadi salah satu permasalahan utama di bidang kesehatan. Karenanya dibutuhkan upaya-upaya dalam penanganannya, salah satunya yakni melalui program Posyandu," kata Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Minggu (08/7).

Menurutnya, bantuan pembangunan Posyandu ini diberikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam kemudahan pelayanan kesehatan di wilayah Kelurahan Pandang. "Sebelumnya, Pertamina telah melakukan survei dan menganalisa kondisi kebutuhan masyarakat setempat. Berdasarkan data yang diperoleh, Kelurahan Pandang memang termasuk yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak," papar Roby.

Dengan adanya Posyandu yang sasaran utamanya bayi dan balita ini, lanjut Roby, diharapkan dapat berdampak langsung untuk meningkatkan gizi anak khususnya bayi dan balita.

"Melalui Posyandu, kontrol tumbuh kembang anak dapat dilakukan diantaranya yakni dengan pemantauan berat badan dan pemenuhan gizi sehingga dapat meminimalisir ataupun tidak lagi ditemukan kasus gizi kurang atau gizi buruk di lapangan," jelasnya.

Selain itu, kehadiran Posyandu juga diharapkan dapat menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas. "Posyandu ini juga akan dapat meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat dan sejahtera di wilayah tersebut," ujar Roby.

Seperti diketahui, permasalahan gizi buruk masih menjadi masalah utama di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2017, status gizi buruk balita berdasarkan Indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U) sebanyak 3.8% balita mempunyai status gizi buruk dan 14% balita berstatus gizi kurang.

Di provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, persentase angka gizi buruk ini masih tinggi yakni 4.9% balita berstatus gizi buruk dan 17.9% balita berstatus gizi kurang, keduanya berada di atas rata-rata presentase nasional.

"Kesehatan menjadi salah satu prioritas Pertamina dalam program bantuan Bina Lingkungan," ucapnya.

Tidak hanya Posyandu, di wilayah Sulawesi, Pertamina juga telah memberikan bantuan program kesehatan lainnya yakni bantuan jamban sehat, pembangunan MCK umum, renovasi dan alat kesehatan bagi puskesmas/puskesdes/polindes, operasi katarak gratis serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas.

"Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Pertamina telah menggulirkan dana bantuan Bina Lingkungan di sektor peningkatan kesehatan di wilayah Sulawesi sebesar lebih dari Rp 2 Milyar," tutup Roby.

Sementara dr. Irma, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar meminta seluruh kader kesehatan dan para ibu PKK dapat meningkatkan pelaksanaan kegiatan kesehatan di wilayah Kelurahan Pandang. "Dengan adanya sarana bangunan Posyandu, diharapkan dapat meningkatkan semangat dalam pelaksanaan kegiatan pemantauan kesehatan bagi ibu hamil, bayi dan balita," ujarnya.

Editor: Syarief Lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bawaslu Usul Nama Caleg Koruptor Dipampang di TPS
News
BUNTUT dari keputusan Bawaslu RI meloloskan eks napi koruptor menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD I dan II, DPR RI dan DPD di...
​Pameran Seni Printmaking 2018 hadir di Plaza Indonesia
News
Sampai saat ini seni Printmaking and Paper Art di Indonesia masih kurang diminati dan dikenal oleh sebagian masyarakat luas dib...
​Perludem: Hoaks Jadi Ancaman Serius di Pemilu 2019
News
Peredaran berita bohong alias hoaks di media sosial dinilai menjadi ancaman serius bagi jalannya Pemilu 2019. Pembuatan hoaks b...
​Gelaran Pertamina Budaya, Jaga Kelestarian Tari Topeng
News
PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (Pertamina Internasional EP) beker...
​Resmi Cawapres, Ma'ruf Mundur dari Rais Aam PBNU
News
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), setelah resmi menjadi cal...
​Pertamina Run For Charity 6,1 KM Bantu Pendidikan di Belawan
News
Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menyelenggarakan ...
Jakut Prioritaskan Perbaikan Saluran
News
Jakarta, sentananewsMemasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memprioritaskan program penanggulangan...
​Gaduh Impor Beras Buwas vs Mendag Kontraproduktif
News
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso 'berseteru' dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita karena polemik impor...
Ketua DPR Minta BPJS Kesehatan Perhatikan Keluhan PDGI
News
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memperhatikan keluhan dari Persatuan Dokter Gig...