Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pimpinan DPR Minta Penegak Hukum Usut Panama Papers

6 April 2016, 16.36.50

Pimpinan DPR Minta Penegak Hukum Usut Panama Papers

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto

Jakarta, Sentananews.com

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti kebocoran isi dokumen Panama (Panama papers) yang dinilai dapat merugikan bangsa Indonesia.

"Aparat penegak hukum dapat bergerak cepat mengusut pengusaha dan pejabat Indonesia jika diduga terkait 'Panama papers'," kata Agus Hermanto di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (6/4).

Menurut Agus, bocornya dokumen Panama ini merupakan pelanggaran hukum yang merugikan berbangsa dan bernegara yang harus segera diselesaikan.

Kasus dokumen Panama ini, kata dia, dapat menjadi isu internasional karena melibatkan sejumlah negara.

Terkait adanya nama anggota DPR RI yang disebut-sebut masuk dalam daftar isi dokumen Panama, menurut Agus, DPR RI menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

"DPR RI hanya akan menindaklanjuti keputusan dari lembaga penegak hukum. Jika keputusannya sudah inkrah, DPR RI harus menindaklanjuti," ujar Agus.

Ketika ditanya apakah bocornya dokumen Panama ini terkait dengan rencana pemerintah mengusulkan RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty), Agus mengatakan hal itu tidak ada kaitannya secara langsung.

Menurut Agus, pemerintah terus mendorong RUU Pengampunan Pajak untuk dibahas bersama DPR RI.

"Pemerintah akan menyampaikan draft RUU dan DPR RI menyiapkan DIM Dokumen Panama mengungkap adanya investasi bodong dan pengemplang pajak yang melibatkan klien-klien dari perusahaan hukum berbasis di Panama, Mossack Fonseca.

Perusahaan tersebut mengurusi bebas pajak terbesar keempat di dunia. Ada banyak negara yang tercatat di dokumen Panama termasuk Indonesia.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...
Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...
Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang Perlu Ditegakkan
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. T...