Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Polisi Malaysia Bongkar Sindikat Jual Narkoba "Rasa Buah"

4 Agu 2015, 11.21.05

​Polisi Malaysia Bongkar Sindikat Jual Narkoba "Rasa Buah"

Kuala Lumpur, sentananews.com

Polisi Malaysia membongkar sindikat narkoba yang menggunakan taktik mencampur narkoba ke dalam botol minuman rasa buah, dan merampas 264 botol minuman mengandung narkoba bernilai 38.340 ringgit dalam dua razia terpisah pada 31 Juli dan 1 Agustus lalu.

Polisi juga menahan tujuh warga Malaysia yang terdiri atas empat lelaki dan tiga perempuan berusia 20 hingga 28 tahun diduga merupakan pengedar narkoba.

Kepala bagian penyelidikan narkoba Kuala Lumpur, Asisten Komisioner Wan Abdullah Ishak seperti dikutip berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Selasa (4/8) mengatakan, pihaknya mendapati sindikat itu mulai aktif sejak tiga bulan lalu dan hanya beroperasi di sekitar Cheras, Kajang, dan Serdang, Selangor.

"Sindikat ini mempunyai tiga cara pemrosesan. Mereka mencampurkan sebutir pil ekstasi serta 0,01 gram ketamin ke dalam sebotol minuman es teh limau bermerk yang dijual dengan harga 150 ringgit per botol, kata Wan Abdullah.

"Air rasa anggur juga dicampur dengan sebutir pil ekstasi, sementara air rasa jeruk dijampur dengan setengah butir pil ekstasi. Masing-masing dijual dengan harga 80 ringgit dan 70 ringgit." "Hasil penyelidikan mendapati sindikat ini beroperasi jika mendapat pesanan dari pelanggan yang merupakan kenalan mereka, terdiri dari 10 hingga 15 orang," katanya.

Sindikat itu mulai terbongkar setelah anggota Unit Kejahatan Narkotika Polisi Daerah Cheras menahan sepasang suami istri di Taman Shamelin Perkasa dan menemukan 10 botol minuman rasa buah serta 10 butir pil ekstasi.

Polisi kemudian menyerbu sebuah rumah di Pandan Perdana, Ampang dan menahan tiga lelaki serta dua perempuan di rumah yang disewa oleh para tersangka tersebut. Rumah itu digunakan sebagai tempat memproses narkoba.

Editor : Muryat Panuju


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...