Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Polisi Ungkap Sindikat Penjualan Organ Ginjal

29 Jan. 2016, 20.30.14

Polisi Ungkap Sindikat Penjualan Organ Ginjal

Ilustrasi

​Bandung, Sentananews.com

Empat warga Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yakni Ifan Sopian (18), Dasep (35), Edi Midun (40), dan Ayu (30) mengaku sebagai korban sindikat penjualan organ ginjal yang berhasil diungkap oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu.

"Saya menjual ginjal ini karena kesulitan ekonomi sehingga rela menjual ginjal saya untuk melunasi hutang saya," kata Ifan Sopian kepada wartawan, Jumat (29/01)

Ifan menjual ginjalnya seharga Rp 75 juta kepada salah seorang tersangka AG (diamankan oleh Polisi) dan bujukan tersangka itu karena sedang terlilit utang sebesar Rp3 juta.

Saat ini, Ifan tidak lagi bisa bekerja terlalu keras. Dia mengaku cepat lelah. "Enggak tahu ya, mungkin efek dari operasi ginjalnya, saya tidak bisa bekerja terlalu keras karena cepat lelah, ujarnya.

Pada mulanya, kata dia, istrinya sempat menolak tentang rencana yang akan menjual ginjal namun karena desakan ekonomi akhirnya ia jadi menjual ginjalnya.

"Memang walaupun istri saya sempat menolak rencana saya, akhirnya sepakat dengan Amang untuk menjual ginjal saya. Dia menawar ginjal saya dengan harga Rp70 juta, saya tawar lagi dan akhirnya sepakat di angka Rp75 juta, kata dia.

Menurut dia, proses jual-beli ginjal dirinya berlangsung pada pertengahan Agustus 2015 dan saat itu ia diantar oleh tersangka AG untuk menjalani serangkaian tes di sebuah klinik kesehatan di Kota Bandung.

Setelah dinyatakan sehat dan masuk kategori bisa didonorkan, akhirnya pada 23 Agustus 2015 dijadwalkan untuk operasi di Jakarta.

"Kalau untuk operasi pengangkatan ginjalnya di Jakarta. Di Jakarta saya dibawa sama Dedi dan Engko untuk dioperasi.

Pada 26 Agustus pagi-pagi sekitar pukul 06.30, operasi dimulai dengan cara pembiusan total. Beres-beres operasi sekitar pukul 14.00," katanya.

Sementara itu korban lainnya Edi Midun (40) mengatakan dirinya lebih awal ditawari dan dioperasi untuk menjual ginjalnya pada Desember 2014 lalu karena terlilit hutang.

"Jadi waktu itu saya memiliki hutang sekitar Rp 35 juta, akhirnya setelah Amang menawari dan saya pun tertarik.

Awalnya istri saya juga menolak, tetapi dengan alasan untuk membayar hutang akhirnya istri saya pun tidak bisa apa-apa lagi," kata dia.

Edi menuturkan saat itu tersangka AG menawar harga ginjalnya itu sebesar Rp80 juta, akan tetapi dia hanya mendapatkan Rp70 juta dengan alasan sisanya diambil untuk tersangka.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Kuningan
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi ...
Warga Terdampak Pembangunan Bendungan Kuningan Dapat Rumah Khusus
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan rumah khusus yang diperuntukkan bagi war...
Reses Petra Lumbun, Warga Ingin   Raskin Diadakan Lagi
News
Jakarta, sentananews.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prov. DKI Jakarta Komisi C , H. Petra Lumbun melakuka...
Kementrian PUPR Renovasi 1000 Kamar Penyandang Disabilitas di Wisma Atlit
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan renovasi sebanyak 1.000 kamar bagi penyandang disabilit...
KOWANI Usulkan Roehana Koedoes Jadi Pahlawan Nasional
News
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) akan mengusulkan jurnalis perempuan (Wartawati) pertama Indonesia, Roehana Koedoes menjadi Pa...
 Sosialisasikan Asian Games, Jasa Marga Bagi-bagi Takjil Gratis
News
Dalam rangka melakukan sosialisasi kegiatan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada Agustus 2018 mendatang dan sebagai keg...
​Kolaborasi Relawan Minta Jokowi Pecat Rini Soemarno
News
Kolaborasi relawan jokowi yang terdiri dari Relawan PADAMU NEGERI (RPN), Barisan Jokowi NKRI (Badjo NKRI), LSM LPI TIPIKOR dan ...
​Akhir Mei Venue Kano Slalom Majalengka Rampung
News
Daerah Irigasi Rentang di Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka akan menjadi salah satu venue Asian Games 2018 untuk cabang ...
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Depok Stabil
News
Depok. Sentananews.com Jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok di Kota Depok masih belum mengalami kenaikan yang signifikan. ...