Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Praktik Korupsi Masih Terjadi di Pemda DKI

24 Maret 2017, 19.35.37

​Praktik Korupsi Masih Terjadi di Pemda DKI

Jakarta, Sentananews.com

Upaya pemberantasan praktik KKN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta ternyata belum membuahkan hasil maksimal. Pasalnya praktik kotor tersebut masih berlangsung mulus, bahkan muncul korupsi gaya baru.

Koordinator Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu menyebutkan, korupsi gaya baru tersebut terendus dalam materi pembangunan sistem polder aliran barat. Angkanya pun cukup fantastis, yaitu sebesar Rp39,9 miliar.

"Kuat dugaan praktik kongkalikong ini bisa berlangsung mulus karena kerjasama yang rapi antara Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ), Dinas Tata Air DKI dan pihak swasta," kata Victor melalui siaran elektroniknya, Kamis (23/3).

Victor menuturkan, dugaan korupsi gaya baru ini berawal dari jawaban Kepala Dinas Tata Air, Teguh Hendrawan pada 11 Agustus 2016 lalu yang menyebutkan keseluruhan administrasi PT Asiana Technologi Lestary (ATL), selaku pemenang tender, sudah sesuai dengan kebutuhan kegiatan.

Padahal, berdasarkan penelusuran LP2AD, administrasi PT ATL diketahui cacat demi hukum. Hal tersebut terlihat di administrasi STP Distributor Tunggal Barang Produksi Luar Negeri per 30 Juni 2016, tidak sesuai dengan keterangan domisili perusahaan.

"Padahal di tanggal tersebut proses lelang ulang sedang berjalan. Kedua, yang paling miris menurut saya, STP Distributor Tunggal terbit per 30 Juni 2016 oleh Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Fetnayeti. Namun Nota Dinas Pokja BK.J Nomor 1426/BK.J/-1.793.2 tanggal 12 Juli 2016 terbit pula," papar Victor.

"Hal inii mengindikasikan seakan-akan Ketua Pokja BK.J dan oknum Dinas Tata Air mengarahkan kegiatan dimaksud untuk PT ATL dengan mengabaikan peserta lain seperti PT Indobara Bahana dan PT. Penata Karya Keluarga Utama," lanjut dia

Persoalan lain yang dipertanyakan adalah, penetapan PT ATL dengan domisili yang berbeda dikabulkan BPPBJ. "Dari beberapa kesalahan administrasi tersebut, kami menduga PT ATL ada persekongkolan dengan Kepala BPPBJ dan Kadis Tata Air DKI," tegas Victor.

Melihat dugaan kasus pembangunan polder senilai Rp 39,9 miliar ini, Victor mengaku sudah melaporkannya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI.

"Awalnya, keberadaan PT ATL di Intercon sesuai dokumen perusahaan saat pendaftaran. Pada proses evalusi ternyata domisilinya beruban di Taman Aries sesuai penetapan BPPBJ. Inilah bentuk korupsi gaya baru di DKI yang saya maksud," pungkas Victor. (rif)

Penulis: Haholongan Pakpahan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

lagi, Mantan Ketua Komisi II DPR Dipanggil KPK
News
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, hari ini pihaknya akan kembali memanggil mantan K...
​Pakar: Becak Sudah Tak Cocok Beroperasi di Jakarta
News
Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menghidupkan kembali transportasi becak di Kota Jakarta adalah langkah mu...
Pertamina Bantu Korban KLB Campak di Papua
News
General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII – Maluku Papua, Tengku Fernanda menyerahkan bantuan unt...
​Kasus BLBI, KPK Didesak Tangkap Sjamsul Nur Salim
News
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bongkar Kasus BLBI mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap dan menyita aset mi...
Presiden Resmikan Renovasi SUGBK Jelang Asian Games 2018
News
Presiden Joko Widodo, Minggu (14/1/2018) sore meresmikan hasil renovasi besar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di kawasa...
Rahmayadi Serahkan Tongkat Komando Ke Pejabat Baru
News
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat, Letjen TNI Edy Rahmayadi memimpin tradisi penerimaan Pangkostrad yang baru, Letjen T...
Perludem: Jangan Jadikan Politik Sebagai Panglima
News
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan kepada para penegak hukum bahwa politik tidak boleh menjadi pang...
​Bakamla dan India Jajaki Framework Kerjasama
News
Delegasi Indonesia dipimpin Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto melakukan kunjungan kerja The First Indonesia-India Secur...
​Mulai Besok Pendaftaran SNMPTN Dibuka
News
Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau berdasarkan nilai rapor dan portofolio akademik siswa ...