Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Presiden: Era Kompetisi Harus Bangun "Country Branding"

4 Feb. 2016, 11.50.08

Presiden: Era Kompetisi Harus Bangun "Country Branding"

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta, Sentananews.com

Presiden Joko Widodo menyatakan dalam era kompetisi dan persaingan ini negara manapun harus bisa membangun "country branding".

"Dibangun 'positioning'-nya, dibangun depresiasinya, dibangun 'branding'-nya, dikemas produk-produknya sehingga muncul sebuah persepsi, muncul sebuah 'image' negara yang mereka kehendaki," kata Presiden saat pidato dalam pertemuan Bakohumas Kementerian/Lembaga dan BUMN untuk Percepatan Pembangunan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/2).

Presiden menegaskan bahwa semua negara saat ini, termasuk AS dan India yang telah sukses melakukan "country branding" atau membangun kemasan citra negara.

"Presiden (Barack) Obama dan Perdana Menteri Narendra Modi melakukan itu. Untuk apa? 'country branding'," kata Presiden.

Menurut Jokowi, dengan adanya "country branding" akan muncul image mengenai perdagangan, pariwisatanya, investasi yang sangat baik.

Presiden juga berpesan walaupun sudah terbangun persepsi yang baik tetapi jangan melupakan lapangannya juga harus dibangun yang baik pula.

"Jangan sampai image-nya sudah sudah baik, tapi lapangannya kocar-kacir. Itu yang saya tidak mau," kata Presiden.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga meminta para Humas Kementerian/Lembaga dan BUMN harus bisa menginformasikan semua program yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

"Kita perlu menginformasikan apapun yang dikerjakan oleh kementerian, lembaga, oleh BUMN. Informasikan secepat-secepatnya kepada rakyat agar tahu apa yang kita kerjakan," katanya.

Presiden meminta tidak hanya informasi yang baik saja, tetapi juga suatu hal jika terjadi permasalahan harus juga disampaikan ke rakyat.

"Apalagi kalau ada permasalahan, harus ada respon yang cepat, tidak usah nunggu-nunggu sehingga rakyat harus mendapat informasi sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya," kata Presiden.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Sinyal Jokowi-Muhaimin Tersirat di Disnatalies 60TH FH-UKI
News
Sinyal pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden di Pemilu 2019 ters...
Cak Imin: ​Indonesia Jangan Sampai Seperti Yugoslavia
News
WAKIL Ketua MPR RI, Dr (CH) Muhaimin Iskandar, M.Si mengatakan Negara Kesatuan Relublik Indonesia (NKRI) jangan sampai bernasib...
Pembangunan Titik Nol Peradaban Islam di Barus Ditunggu
News
Bupati Tapanuli Tengah (Tamteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan pasca kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ke Barus...
Delapan Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat
News
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin apel penerimaan laporan korps kenaikan pangkat 28 perwira tinggi TNI. Salah s...
​Soal 200 Penceramah, PBNU: Kemenag Jangan Buat Gaduh
News
Langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang merilis 200 penceramah terus menuai komentar di masyarakat. Terlebih, rilis yang direk...
Pengamat: Pendirian ​Koopssusgab Karena Situasi Mendesak
News
Pengamat Pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, penanggulangan terorisme di Indonesia masuk ranah pidana yak...
​DPR: RUU Antiterorisme Selesai Pekan Depan
News
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Antiterorisme Supiadin Aries Saputra mengatakan, pembahasan pasal-pasal dalam RUU Antit...
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Air Bersih Masjid di Sumbar
News
Untuk mendukung kualitas ibadah umat muslim, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peningkatan kuali...
Pemkot Jakut Gencarkan Gerakan  Jumat  Bersedekah
News
Jakarta, Sentananews.com Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Badan Amil, Zakat dan Sodaqoh (Bazis) terus menge...