Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Raih Medali Emas di Olimpiade, Pemerintah Janjikan Atlet Bonus Rp 5 Miliar

22 Juni 2016, 13.49.04

​Raih Medali Emas di Olimpiade, Pemerintah Janjikan Atlet Bonus Rp 5 Miliar

Ilustrasi Medali Olimpiade

Jakarta, Sentananews.com

Pemerintah akan memberikan bonus bagi para atlet yang meraih medali di Olimpiade Brasil 2016. Bonus ini diberikan lebih besar dari Olimpiade 2012 lalu.

"Kalau untuk Olimpiade Rio berlipat ganda, kalau emas 5 M, perak 2 M, perunggu 1 M,"kata Deputi Menpora Gatot S. Dewa Broto, Rabu (22/6/2016).

Selain bonus, lanjut Gatot, pemerintah juga memberikan tunjangan hari tua seperti pensiun tiap bulan. "Kalau emas Rp 20 juta, perak senilai Rp 15 juta kemudian perunggu Rp 10 juta,"terangnya.

Bahkan, Gatot menuturkan, pemberian tunjangan hari tua ini sudah berjalan. "Tadi dilaporkan pak menteri yang tahun 2016 sudah berjalan tempo hari, secara simbolis sudah diberikan pada awal juni seperti bulutangkis waktu itu yang hadir Alan Budikusuma,"ungkapnya.

Menurut Gatot, tidak hanya atlet olimpiade yang mendapatkan tunjangan hari tua tetapi atlet paraolimpiade atlet yang cacat berlaga di Paraolimpic mereka dapat emas perak perunggu mereka dapat tunjangan hari tua. "Jumlahnya sama komposisi 20, 15. 10, sampai dipanggil Alloh sampai meninggal,"tegasnya.

Gatot menjelaskan sumber dana untuk tunjangan hari tua itu berasal dari dana APBN. Sayangnya, pemberian jaminan hari tua ini hanya berlaku bagi atlet yang mendapatkan medali di olimpiade dan bukan untuk atlet di Sea Games.

"Kenapa hanya Olimpiade kenapa Asean Games belum, karena anggaran keuangan juga terbatas, ini kan baru pertama kalinya. Dan supaya mendorong orang untuk terobsesi untuk berprestasi jangan tanggung-tanggung kalau bisa berprestasi sampai di Olimpiade gitu,"paparnya.

Gatot menambahkan atlet yang mendapatkan jaminan hari tua adalah sebanyak 27 atlet yang mendapatkan medali di olimpiade. "Iya yang berhak mendapatkan kecuali ada satu dua orang yang enggak kenapa ? Karena sudah pindah kewarganegaraan, Mia Audina, misalnya. Jadi di dalam ketentuan dalam Peraturan Menteri itu kalau sudah pindah

kewarganegaraan maka hilang haknya untuk mendapatkan itu,"tandasnya.

Gatot menjamin pemberian jaminan hari tua ini tak akan macet. "Enggak, enggak. Kemarin ada yang ngeluh, kalau rekening satu salah nomor satu digit semua kena kaya teori domino. Kalau bisa Januari sudah nongol kenapa harus nunggu lebarannya. di awal tahun,"terangnya.

Bahkan ia berharap anggaran untuk jaminan hari tua untuk atlet ini dapat bertambah. Anggaran kurang lebih 6 M tiap tahun moga-moga tahun depan menambah dengan asumsi kalau para atlet Indonesia perolehan medali bertambah mau tidak mau anggaran juga bertambah.

"Kalau 2016 sekitar Rp 6 miliat. Enggak banyak tapi dampaknya besar banget. Diberikan gelondongan setahun sekali ngitungnya perbulan tapi praktisnya dicairkan pertahun. Misalnya 2016 minggu ini baru cair,"tambahnya.

Lebih lanjut Gatot juga menjamin kebijakan ini tidak akan berganti jika nantinya ganti kebijakan. "Tidak, karena ini sudah masuk dalam Peraturan Menteri, ke depan diharapkan bisa naik ke peraturan yang lebih tinggi bahkan kalau bisa menjadi UU," tandas Gatot.

Editor : Ralian Jawalsen


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...
Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...