Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Resmi Cawapres, Ma'ruf Mundur dari Rais Aam PBNU

22 Sep. 2018, 21.13.25

​Resmi Cawapres, Ma'ruf Mundur dari Rais Aam PBNU

Jakarta, sentananews.com

Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), setelah resmi menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Capres Joko Widodo pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang.

Dalam surat pengunduran dirinya, Ma'ruf menjelaskan semenjak menerima amanah dari Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 di Jombang Jawa Timur, tahun 2015, dia sudah bertekad (ber'azam) mewakafkan dirinya untuk menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya.

Namun, kata dia, ternyata Allah berkehendak lain. Tekadnya untuk menuntaskan amanah itu sulit terlaksana karena bangsa dan negara memanggilnya untuk memberikan pengabdian terbaik dengan dicalonkan sebagai wakil presiden.

Menurut Ma'ruf banyak masyaikh dan para kiai yang meminta ia untuk menerima panggilan tersebut. Karena hal itu merupakan kesempatan terbaik untuk membawa manhajul fikri dan manhajul harakah NU ke ranah yang lebih luar, ia menerima panggilan sebagai Cawapres tersebut.

Konsekuensinya, tambah Ma'ruf, ia harus mundur sebagai Rais Aam PBNU sebagaimana diatur dalam AD/ART NU.

"Setelah resmi dinyatakan sebagai cawapres, terhitung mulai hari ini saya mengundurkan diri sebagai Rais Aam," ujar Ma'ruf dalam surat yang diterima Sentananews.com, Sabtu (22/9).

Sementara Ketua PBNU bidang Hukum PBNU Robikin Emhas membenarkan adanya surat pengunduran diri tersebut. Menurutnya melalui rapat pleno PBNU yang digelar sore tadi, pengunduran Ma'ruf sebagai Rais Aam sudah diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj.

"KH Ma'ruf pamit menanggalkan jabatan sebagai Rais Aam PBNU. Selanjutnya meminta doa, restu dan dukungan menapaki jalur perjuangan sebagai wakil presiden berpasangan dengan calon presiden Joko Widodo," kata Robikin.

Menurutnya, setelah melepas jabatan sebagai Rais Aam PBNU, Rapat Pleno PBNU menetapkan Ma'ruf Amin sebagai Mustasyar PBNU masa khidmat 2015-2020. "Keputusan itu berlaku efektif sejak hari ini," pungkas Robikin.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Di Depan Ojol, Prabowo Sindir Berita Pelintiran
News
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bercerita atau 'curhat' bahwa pernyataannya kerap kali dibelokkan oleh banyak pih...
​Dinilai Bagian Orba, Eks Aktivis 98 Tolak Prabowo
News
Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Rumah Gerakan 98 mendeklarasikan gerakan melawan kembali ke zaman Orde Baru melalui ta...
Soal Perusak Bendera Demokrat, SBY Klaim Punya Bukti Kuat
News
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut pihaknya telah mengantongi bukti kuat di balik aksi perusak...
​Presiden Bagikan 6.000 Sertifikat Tanah di Jambi
News
Presiden Joko Widodo membagikan 6.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Jambi sebagai bukti hukum kepemilikan lahan."Saya liha...
Presiden: Jelang Pilpres Semua Pihak Harus Jaga Ketenangan
News
Presiden Joko Widodo meminta semua pihak menjaga ketenangan dan kesejukan menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019....
Pangdam Jaya Pimpin Upacara Hari Juang Kartika TNI AD 2018
News
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Joni Supriyanto pimpin upacara, dalam Rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 201...
​Hiruk Pikuk Panggung Politik, Elektabilitas Mandeg
News
Hiruk-pikuk panggung politik nasional dua bulan terahir belum memberikan efek yang signifikan terhadap elektabilitas kedua pasa...
Pemkab Kepulauan Seribu Galakkan Jumat Bersih
News
Jakarta, sentanews.comGuna menanggulangi sampah di Kepulauan Seribu, Pemerintah Kabupaten galakkan Jumat bersih. Jumat bersih s...
​Kementerian PUPR Terima Medali Emas Simpul Jaringan Geospasial
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima penghargaan Bhumandala Kanaka Tahun 2018 atau Medali Emas untuk...