Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Rizal: Desember 2016 Danau Toba Bersih dari Keramba Ikan

26 Mei 2016, 12.35.03

Rizal: Desember 2016 Danau Toba Bersih dari Keramba Ikan

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumberdaya Rizal Ramli

Jakarta, Sentananews.com

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumberdaya Rizal Ramli menegaskan bahwa perairan Danau Toba di Sumatera Utara, harus bersih dari keramba ikan sebelum kunjungan Presiden Joko Widodo ke kawasan wisata unggulan Indonesia itu pada Desember 2016.

"Saat ini banyak keramba ikan di Danau Toba, baik milik perusahaan maupun milik rakyat. Setiap hari ratusan ton pakan ikan yang tidak termakan mengotori dan membuat air Danau Toba menjadi bau," katanya pada acara "Malam Budaya Menyongsong Badan Otorita Danau Toba" di Jakarta, Rabu (25/5) malam.

Bagi masyarakat nelayan setempat, katanya, akan dikembangkan teknologi budidaya dan penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan tidak mengotori danau.

Pembersihan Danau Toba dari keramba ikan merupakan yang pertama dari sembilan langkah dalam mewujudkan Badan Otorita Danau Toba, sebagai upaya pengembangan pariwisata Danau Toba secara menyeluruh menjadi salah satu destinasi wisata andalan Indonesia di masa depan.

Beberapa langkah lain di antaranya perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan dan bandar udara.

Dikatakan Menteri, keindahan panorama Danau Toba "dikotori" oleh banyaknya keramba ikan, dan yang lebih parah lagi sisa pakan ikan yang mengotori danau membuat wisatawan tak berkenan untuk berenang di danau.

Menjadi ironis, katanya, di satu sisi wisatawan ingin menikmati keindahan dan keheningan danau hasil letusan gunung super vulkanik sekitar 70.000 tahun lalu itu, tapi di sisi lain air yang kotor dan bau membuat wisatawan enggan merasakan kesejukan air danau.

"Keramba ikan harus bersih sebelum kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo ke Danau Toba, Desember tahun ini," kata Rizal Ramli pada acara yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Batak, antara lain Cosmas Batubara, Akbar Tandjung, dan Cornel Simbolon serta tujuh bupati dari tujuh kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba serta Tengku Erry Nuradi yang dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu siang, menjadi Gubernur Sumatera Utara definitif dari sebelumnya pelaksana tugas gubernur.

Saat ini ada beberapa perusahaan yang mengusahakan pembesaran ikan di Danau Toba, di antaranya perusahaan Aquafarm Nusantara di perairan di sekitar Desa Hutaginjang. Keramba perusahaan asing asal Swiss ini dapat dilihat di sebelah kiri kalau berlayar dari Parapat menuju Tomok, Samosir.

Aquafarm Nusantara mengelola keramba ikan nila dengan tujuan ekspor ke berbagai negara seperti Jepang. Perusahaan ini sudah beroperasi sejak puluhan tahun yang lalu, namun masyarakat sekitar mengeluhkan ketidaksediaan perusahaan untuk menyediakan air bersih.

Sementara itu, keramba ikan milik rakyat banyak ditemukan di sekitar Haranggaol, yang baru-baru ini pernah mengalami ratusan ton ikan mati karena kekurangan oksigen.

Pada malam itu, tujuh bupati atau yang mewakili menandatangani kesepakatan untuk mendukung pembentukan Badan otorita Danau Toba, dimana para bupati itu merelakan sebagian kewenangannya kepada Badan Otorita.

Menko Kemaritiman menjelaskan, saat ini penyusunan Perpres Badan Otorita Danau Toba dalam tahap penyelesaian, dan diharapkan dalam waktu segera dapat diselesaikan, sehingga badan dapat bekerja.

Saat ini ada beberapa perusahaan yang mengusahakan pembesaran ikan di Danau Toba, di antaranya perusahaan Aquafarm Nusantara di perairan di sekitar Desa Hutaginjang. Keramba perusahaan asing asal Swiss ini dapat dilihat di sebelah kiri kalau berlayar dari Parapat menuju Tomok, Samosir.

Aquafarm Nusantara mengelola keramba ikan nila dengan tujuan ekspor ke berbagai negara seperti Jepang. Perusahaan ini sudah beroperasi sejak puluhan tahun yang lalu, namun masyarakat sekitar mengeluhkan ketidaksediaan perusahaan untuk menyediakan air bersih.

Sementara itu, keramba ikan milik rakyat banyak ditemukan di sekitar Haranggaol, yang baru-baru ini pernah mengalami ratusan ton ikan mati karena kekurangan oksigen.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Kemenristekdikti Akan Tata Ulang Jumlah Dosen
News
Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan melakukan penataan, agar syarat jumlah dosen yang men...
Besok KPK Periksa Setya Novanto
News
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengungkapkan, pihaknya menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap politisi puncak Partai Golkar...
Dua Tahanan Kabur Tewas Didor Polisi
News
Petugas Polres Metro Jakarta Barat terpaksa menembak mati dua tahanan yang melarikan diri, di Bekasi, Jawa Barat, lantaran meng...
Putusan MA Tetap Perhatikan Kenyamanan Konsumen
News
Pakar Perundang-undangan dari Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono mengatakan, meski ada pembatalan 14 poin aturan di dalam Per...
Proses Penerimaan CPNS Diawasi Ombudsman RI
News
Jakarta, Sentananews.comOmbudsman Republik Indonesia turut melakukan pengawasan terhadap proses penerimaan Calon Pegawai Negeri...
Wali Kota Batu Ditangkap KPK
News
Malang, sentananews.comSalah satu pimpinan di daerah kabarnya diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap ...
BNPB: Bantuan Rohingya Tambahan Dikumpulkan di Halim
News
Jakarta, sentananews.comDirektur Tanggap Darurat BNPB Junjungan Tambunan mengatakan sejumlah barang-barang bantuan kemanusiaan ...
Delapan Tahanan Narkoba Polres Metro Jakbar Kabur
News
Lemahnya pengawasan di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Barat harus dibayar mahal. Delapan orang tahanan Polres Metro Jakarta...
Diskotek Diamond Resmi Ditutup Pemrov DKI
News
Pasca-penangkapan politisi Golkar Indra J Piliang bersama dua rekannya yang mengonsumsi sabu di Diamond Diskotik dan Karaoke, t...