Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Rusuh di Mako Brimob, Tindakan Polri Diapresiasi

10 Mei 2018, 22.25.46

Rusuh di Mako Brimob, Tindakan Polri Diapresiasi

Jakarta, sentananews.com Sikap Polri yang melakukan tindakan tanpa kekerasan di tengah-rasa duka terhadap sesama anggota Polri yang menjadi korban karena disiksa dengan keji hingga gugur patut diapresiasi, karena seyogyana hal itu sangat sulit. Hal ini dikatakan Pengamat Terorisme, Stanislaus Riyanta, di Jakarta, Kamis (10/5). “Tentu saja tidak ada hambatan teknis bagi Polri atau dengan bantuan TNI untuk membereskan para napiter yang berulah tersebut dengan hitungan menit,” kata dia. “Namun pertimbangan strategis dan kepentingan jangka panjang perlu diutamakan, walaupun berisiko mendapat cibiran dari pihak-pihak yang cenderung tidak puas dengan penanganan ini,” tambah Riyanta. Menurut dia, strategi Polri meskipun memerlukan waktu cukup panjang, yang membuat para napiter menyerahkan diri patut diapresiasi. “Polri tidak melakukan negosiasi, dalam konteks tawar menawar dengan napiter. Kepentingan Polri adalah membebaskan sandera, merebut kembali senjata, dan mengendalikan para napiter. Peringatan keras dari Polri kepada napiter akhirnya membuat napiter ciut nyali dan menyerah tanpa syarat,” paparnya. Ia mengatakan, meskipun ada pihak yang kurang puas dengan cara ini, namun pertimbangan strategis yang ditempuh Polri adalah demi tujuan yang lebih besar dan jangka panjang. Menurutnya, waktu cukup panjang yang ditempuh oleh Polri karena pada peristiwa tersebut ada sandera yang masih hidup dan harus diselamatkan. “Alasan lain adalah napiter pembuat ulah menguasai puluhan senjata yang sangat berbahaya jika akhirnya digunakan karena senjata tersebut mempunyai jangkauan panjang yang bisa berdampak pada masyarakat sipil di luar Mako Brimob,” tukas mahasiswa Doktoral bidang Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia ini. Lebih jauh ia mengatakan, keuntungan dari strategi ini sekaligus mematahkan propaganda para napiter pelaku rusuh melalui media sosial, yang dilakukan secara live. “Propaganda tersebut menyatakan bahwa para napiter di Mako Brimob siap untuk berjuang atau melawan hingga mati, ternyata propaganda ini hanya isapan jempol belaka. Ketakutan terhadap tindakan tegas dari Polri membuat mereka menyerah kalah tanpa syarat,” jelasnya. Tindakan akhir tanpa perlawanan dari para napiter pembuat ulah ini, lanjut dia, tentu membuat kepercayaan dari sesama anggota atau orang yang sepaham dengan cara-cara radikal menjadi luntur. “Tentu saja akan berdampak beda jika yang dilakukan oleh Polri adalah melakukan tindakan represif dengan melakukan serbuan hingga menimbulkan korban dari napiter pembuat ulah ini,” tukasnya. ”Korban dari para napiter akan menjadi pemicu dari sel-sel tidur kelompok radikal untuk bangkit dan melakukan balas dendam,” tambah dia. Ia menegaskan, terorisme tidak boleh ada di muka bumi ini, apalagi hingga menimbulkan korban jiwa dengan cara-cara keji dan biadab. “Hak asasi manusia, termasuk hak aparat negara yang bertugas untuk tetap hidup, yang dirampas dengan brutal oleh teroris ini perlu dibela juga,” ujarnya. “Sikap tetap membiarkan hidup para pelaku penyiksaan dan pembunuhan anggota Polri tersebut, demi kepentingan negara yang lebih besar, harus diapresiasi,” sambungnya. Seperti diketahui, setelah menunggu lebih dari 40 jam, akhirnya aksi rusuh oleh 155 napi terrorisme yang mengakibatkan lima Bhayangkara gugur dan empat lainnya terluka dapat diselesaikan. Editor: Syarief Lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Kuningan
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi ...
Warga Terdampak Pembangunan Bendungan Kuningan Dapat Rumah Khusus
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan rumah khusus yang diperuntukkan bagi war...
Reses Petra Lumbun, Warga Ingin   Raskin Diadakan Lagi
News
Jakarta, sentananews.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prov. DKI Jakarta Komisi C , H. Petra Lumbun melakuka...
Kementrian PUPR Renovasi 1000 Kamar Penyandang Disabilitas di Wisma Atlit
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan renovasi sebanyak 1.000 kamar bagi penyandang disabilit...
KOWANI Usulkan Roehana Koedoes Jadi Pahlawan Nasional
News
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) akan mengusulkan jurnalis perempuan (Wartawati) pertama Indonesia, Roehana Koedoes menjadi Pa...
 Sosialisasikan Asian Games, Jasa Marga Bagi-bagi Takjil Gratis
News
Dalam rangka melakukan sosialisasi kegiatan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada Agustus 2018 mendatang dan sebagai keg...
​Kolaborasi Relawan Minta Jokowi Pecat Rini Soemarno
News
Kolaborasi relawan jokowi yang terdiri dari Relawan PADAMU NEGERI (RPN), Barisan Jokowi NKRI (Badjo NKRI), LSM LPI TIPIKOR dan ...
​Akhir Mei Venue Kano Slalom Majalengka Rampung
News
Daerah Irigasi Rentang di Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka akan menjadi salah satu venue Asian Games 2018 untuk cabang ...
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Depok Stabil
News
Depok. Sentananews.com Jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok di Kota Depok masih belum mengalami kenaikan yang signifikan. ...