Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Semua Rektor Diminta Telusuri Masuknya Paham Radikalisme Ke Kampus

18 Jan. 2016, 17.02.57

Semua Rektor Diminta Telusuri Masuknya Paham Radikalisme Ke Kampus

Ilustrasi

​Semarang, Sentananews.com

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof M. Nasir menyatakan sudah meminta rektor seluruh perguruan tinggi untuk menelusuri masuknya paham radikalisme ke kampus.

"Saya sudah menyuruh seluruh rektor di Indonesia untuk mengidentifikasi," katanya usai peresmian Kantor Sekretariat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang di Semarang, Senin (18/01).

Mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang terpilih dan Dekan Fakultas Ekonomi Undip itu mengatakan pentingnya menelusuri gerakan radikalisme yang mungkin berkembang di kampus masing-masing.

Diakuinya, beberapa terduga terorisme memang melibatkan alumnus perguruan tinggi sehingga penting bagi perguruan tinggi untuk ikut menanggulangi paham radikalisme yang mengarah tindak terorisme.

"Ya, di perguruan-perguruan tinggi tertentu mungkin kami ingin melihat data-data masa lalu. Di perguruan tinggi mana yang ada dan pernah terjadi itu (alumnusnya, red.), bagaimana," katanya.

Yang jelas, ia mengatakan penelurusan gerakan radikalisme di kampus-kampus sangat penting untuk menanggulangi berkembangnya paham radikal, terutama yang mengarah pada tindakan terorisme.

"Kami akan men-'trace' (menelusuri, red.) latar belakang anak-anak ini semasa di perguruan tinggi. Latar belakangnya dulu seperti apa, 'kayak' apa?," kata sosok kelahiran Ngawi, 27 Juni 1960 itu.

Mengenai antisipasi paham radikalisme dan terorisme di kampus, Nasir yang juga Ketua ISEI Cabang Semarang itu menekankan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan dan penerapan pendidikan bela negara.

Ia mengatakan Kemenristek Dikti sudah bekerja sama dengan Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan untuk menerapkan pendidikan bela negara kepada kalangan mahasiswa di kampus-kampus perguruan tinggi.

"Bukan berarti bela negara ini militerisme. Namun, bagaimana melatih kedisiplinan, dan sebagainya. Bagaimana juga menjaga betul toleransi. Makanya, wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Bahrun Naim yang disebut-sebut sebagai otak teror Jakarta juga merupakan alumnus Program Diploma Tiga (D-3) Ilmu Komputer Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

FSPPB: Rencana Share Down dan Spin Off Tak Selesaikan Masalah
News
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar mengungkapkan, penjualan aset Pertamina yang diajukan ...
Polri Kawal Pilkada Demi Indonesia yang Lebih Baik
News
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018 kemarin berjalan dengan aman dan lancar. Hampir ...
​BUMN Konstruksi Diminta Tak Kerjakan Proyek di Bawah Rp 100 M
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghimbau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya tidak me...
​Sidang Korupsi Dana Pensiun Pertamina, Yusril: Saksi Aneh
News
Tim kuasa hukum terkait sidang perkara korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) dengan terdakwa Edward Seky Soer...
Petugas Gabungan Datangi Apartemen Maple Park Sunter
News
Jakarta, sentananews.com Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Kependudukan, Satpol PP, Dishub mendatangi Apartemen Maple P...
Penyelesaian Pekerjaan Fasade Gedung Kemenaker Diperkirakan Molor
News
Proyek pekerjaan Fasade Gedung A dan B Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) dengan volume pekerjaan 11.373,22 M2 yang pekerjaann...
SP PLN Dukung Upaya Pemberantasan Korupsi di PLN
News
Serikat Pekerja (SP) PLN mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus suap yang terkait dengan proyek PLT...
​30 Finalis Miss Grand Indonesia.Kunjungi Lanud Halim Perdanakusuma
News
Ketua PIA Ardya Garini, Ayu Yuyu Sutisna menerima kunjungan Ketua yayasan Dharma Gatari Ibu Dikma Paradiba, beserta ke 30 Final...
Kerjasama KPUPR-TNI Rawat Sungai dan Situ di Jabodetabek
News
Pemeliharaan sungai dan situ sebagai bagian pengendalian banjir di kawasan Metropolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Be...