Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Setnov Curiga Dijebak Johannes Marliem

13 April 2018, 21.07.33

Setnov Curiga Dijebak Johannes Marliem

Jakarta, sentananews.com

Terdakwa kasus e-KTP, Setya Novanto merasa dijebak oleh Direktur Biomorf Mauritius Johannes Marliem. Mantan ketua umum Golkar itu menuding Marliem sengaja merencanakan pertemuan dengannya, untuk kemudian merekamnya.

"Sejak awal saudara Johannes Marliem dengan maksud tertentu telah dengan sengaja menjebak saya dengan merekam pembicaraan pada setiap pertemuan dengan saya," kata Novanto saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK mengajukan tuntutan ke majelis hakim agar menghukum Novanto dengan penjara selama 16 tahun, denda Rp 1 miliar dan membayar uang pengganti senilai US$ 7,435 juta. JPU juga meminta majelis hakim mencabut hak politik pria yang beken disapa dengan panggilan Setnov itu.

Mantan ketua DPR RI itu menyesal setelah bertemu dengan salah satu pengusaha e-KTP yang memberinya hadiah ulang tahun berupa jam tangan mewah Richard Mille tersebut.

Novanto menuturkan, kesediaannya ditemui pihak-pihak yang merencanakan e-KTP karena didasari iktikad pertemanan. "Jika saja saya tidak bersedia ditemui Andi Agustinus, Irman dan Diah Anggraeni di Hotel Gran Melia, mungkin saja saya tidak akan pernah terlibat jauh dalam proyek e-KTP yang telah menyeret saya hingga duduk di kursi pesakitan ini," ungkapnya.

Padahal, sambung Novanto, jabatannya pada periode 2009-2014 tidak berhubungan dengan proyek e-KTP. Karena itu Novanto juga membantah tudingan menerima uang maupun barang dari proyek e-KTP. "Faktanya, uang tersebut terbukti berpindah tangan ke pihak lain, bukan kepada saya," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PT MOS Bisa Gagal Penuhi Kontrak Pengadaan Kapal Tanker
News
Permohonan Sidang PKPU (Penundaan Kewajiban dan Pembayaran Utang) oleh Excellift Sdn.Bhd. asal Malaysia dan PT Kawasan Dinamika...
Bangli di Bantaran Kali Kresek Ditertibkan
News
Jakarta, sentananews Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan guna melakukan penertiban bangunan liar (Bangli) yang berdiri ...
​550 Anggota Saka Dirgantara Dilantik di Halim Perdanakusuma
News
Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Bambang Gunarto, S.E., M.M. memimpin upacara pelantikan Badge Saka ...
Di Hadapan Jokowi, GMKI Minta Tempat Bersejarahnya Dikembalikan
News
DI hadapan Presiden Ir, H, Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Sahat Philips Sinurat m...
Aplikasi Transportasi Daring Dimatangkan Kemenhub
News
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan inisiasi pembuatan aplikasi transportasi dalam jaringan (daring) oleh pemerin...
​Pertamina dan Warga Bersihkan Pantai Nyampung Ragas
News
Gelombang Tinggi di sekitar pantai Karimun Jawa selalu menyisakan masalah sampah di sepanjang pantai Karimun Jawa. Sampah-sampa...
​Pertamina Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Karimun Jawa
News
Satu hari jelang pelaksanaan World Clean Up Day 2018, Pertamina melakukan sosialisasi pengelolaan sampah kepada pelajar dan mas...
Delapan Buku Koleksi Zaman Belanda Dipamerkan di IIBF 2018
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut berpartisipasi dalam Indonesia International Book Fair (IIBF) 2018 ...
​Bahas Putusan MA Soal Napi Korupsi, KPU Gelar Pleno
News
Pasca keluarnya Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi diperbolehkan untuk m...