Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Siklon Cempaka Pergi, Siap-siap Hadapi Siklon Dahlia

30 Nov. 2017, 19.54.26

​Siklon Cempaka Pergi, Siap-siap Hadapi Siklon Dahlia

Jakarta, Sentananews.com

Kekuatan Siklon Tropis Cempaka yang menyebabkan cuaca ekstrim dan berdampak pada bencana banjir, longsor dan puting beliung di sejumlah wilayah di Indonesia saat ini mulai melemah.

Saat ini, Siklon Cempaka bergerak ke selatan menjauhi Pulau Jawa, sehingga tak lagi memberikan dampak terhadap siklus cuaca di Indonesia.

Namun menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, perubahan cuaca di sekitar Jawa Barat dan selatan Sumatera lebih dipengaruhi kedatangan siklon baru, Dahlia.

Siklon Dahlia, kata dia, diprediksi akan memberikan dampak cuaca ekstrem selama dua hingga tiga hari ke depan. "Ancaman lain adalah potensi banjir, longsor, puting beliung," kata Sutopo di Jakarta, Kamis (30/11).

Menurut dia, cuaca ekstrem yang terjadi karena pengaruh Siklon Tropis Cempaka menyebabkan bencana banjir, longsor dan puting beliung di sejumlah wilayah di Indonesia, dan belasan ribu orang terpaksa harus mengungsi.

Pihaknya mendata hingga saat ini, dilaporkan 14.453 jiwa di Pacitan, Yogyakarta, Wonogiri dan Wonosobo mengungsi karena Siklon Cempaka. Selain itu, 26 orang juga dilaporkan tewas karena bencana yang diakibatkan siklon tropis ini. "Puluhan ribu rumah terendam banjir dan begitu juga dengan ribuan hektar lahan pertanian," jelasnya.

Sutopo menambahkan, pendataan masih terus dilakukan. Dia memperkirakan, data jumlah kerusakan dan lainnya masih akan terus bertambah.

Siklon Cempaka melanda wilayah Indonesia pada 27-28 November 2017 dan berdampak pada 28 kota/kabupaten di pulau Jawa.

Selain itu Sutopo, mengatakan BNPB juga belum dapat memberikan bantuan kepada korban di sejumlah daerah terdampak bencana yang aksessnya terputus seperti di Pacitan, Jawa Timur.

"Belum mendapat bantuan karena wilayahnya terisolir sehingga petugas belum bisa menyalurkan bantuan," katanya.

Menurut Sutopo, lokasi menuju wilayah terisolasi di Pacitan tertutup longsor. Beberapa daerah di Wonogiri juga tidak bisa dijangkau karena jembatan yang putus.

"Rencananya BNPB akan mengirimkan helikopter untuk membantu pemerintah daerah dalam memberikan bantuan logistik," pungkasnya.

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

PDIP: Saat Ini Baru Jokowi yang Capres
News
Hingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah memenuhi syarat dukungan sebagai calon presiden (Capres) 2019. P...
Hendrajit: Hilangnya Satelit Telkom-1 Berbahaya bagi Negara
News
Pengkaji Geopolitik Global Future Institute, Hendrajit menilai, rusaknya satelit Telkom yang sempat mati beberapa waktu lalu pa...
Lagi, TNI Evakuasi Tiga Guru Korban KKSB
News
TNI AD kembali mengevakuasi sebanyak tiga guru SD dari Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu pukul 08.34 W...
Yahya Terpilih  Ketua  Pokja Wartawan Polres  Jakut
News
Jakarta, sentananews.com Musyawarah pemilihan ketua POKJA Wartawan Jakarta Utara, yang dilaksanakan di balai wartawan Polres J...
Gempa Banjarnegara,  PLN Terjunkan Personil Amankan Listrik
News
PT PLN Area Purwokerto melakukan respon cepat amankan jaringan listrik pasca terjadinya gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR...
​Mensos: Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa Banjarnegara
News
Menteri Sosial Idrus Marham meminta semua unsur dalam penanggulangan bencana di Kementerian Sosial untuk all out memenuhi selur...
​Muhammadiyah Desak Presiden Ganti Dirut Telkom
News
Persoalan dana CSR yang dibagikan oleh PT Telkom Indonesia Tbk mendapat protes keras dari ormas Islam. Jika sebelumnya PBNU, ka...
​FSTM: Tolak Politisasi Masjid dan Kembalikan Fungsinya
News
Forum Silaturrahim Takmir Masjid (FSTM) mengajak para takmir Masjid Se-Jakarta pusat untuk mengkampanyekan fungsi Masjid sesuai...
LIPI Gelar Pameran ​Tiga Tinta Emas Abad 20
News
Dalam rangka memperingati 63 tahun Konferensi Asia Afrika, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar Pameran "Tiga Ti...