Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Soal Novel, Polri Siap Ikuti Apa Kata Jokowi

13 April 2018, 21.16.58

​Soal Novel, Polri Siap Ikuti Apa Kata Jokowi

Jakarta, sentananews.com

Pengusutan kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sudah setahun berjalan. Namun, Polri hingga kini belum bisa mengungkap pelaku dan motifnya.

Bahkan, Presiden Joko Widodo pada Februari lalu sempat mengatakan akan menempuh langkah lain jika Polri tak kunjung mengungkap kasus itu. Polri pun akan patuh pada apa pun perintah presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu dalam mengungkap kasus Novel.

"Polri hanya ikut saja apa perintahnya. Sekarang Komnas HAM sudah masuk silakan, Ombudsman masuk, DPR masuk, semua unsur sudah masuk," kata Wakapolri Komjen Syafruddin di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

Orang nomor 2 di Korps Bhayangkara itu menjelaskan, utang Polri bukan hanya kasus Novel. Sebab, ada banyak kasus yang juga tak kunjung terungkap.

"Dan ini memang banyak kasus yang belum terungkap, seperti kasus bom duta besar Filipina sampai sekarang (belum terungkap)," sebutnya.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan itu juga memastikan Polda Metro Jaya masih mengusut kasus Novel dengan mendalami saksi dan barang bukti. "Jalan terus," tambah dia.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Sudin Pendidikan I Jakbar  Sosialisasikan Kesadaran Hukum di  Sekolah
News
Jakarta, sentananews.com Suku Dinas Pendidikan wilayah I Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum Tosa, me...
Tokoh Lintas Agama Minta Tragedi Kemanusiaan New Zealand Jangan Dipolitisasi
News
BERTEMPAT di aula gedung Kementerian Agama RI, sejumlah Tokoh-tokoh agama dan kepercayaan serta masyarakat sipil Indonesia bers...
Ratusan Satpol PP Jakbar Kerja Bakti di Lokasi Kebakaran
News
Jakarta, sentananews.com Petugas Satpol PP Jakarta Barat didukung petugas PPSU, Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup dan TNI, mela...
​Suvey Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Menurun
News
Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN Jokowi - Ma'ruf membantah pihaknya tidak bekerja untuk memenangkan pet...
​Penetapan Tersangka Pembajak Truk Tanki Sudah Sesuai KUHAP
News
Pengacara dan Pendiri Law Office LSS Jakarta, Lonna Lengkong menegaskan, bahwa dengan ditetapkannya 5 orang tersangka pembajaka...
Diminta Pemerintah Urus  Lahan Fasos-Fasum TSI Semanan
News
Jakarta, sentananews.comKondisi lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum) di RT.016/12,Taman Semanan Indah (TSI) ...
Terkait Aliran Dana, KPK Dalami Delapan Anggota DPRD Jambi
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terhadap delapan anggota DPRD Provinsi Jambi soal aliran dana dalam penyidikan kas...
​KPK Dorong Revisi UU Pemberantasan Tipikor
News
Komisi Pemilihan AmomPK mendorong revisi Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 tahun 2001 tentang Pemb...
Ekonom Konstitusi: Penangkapan Mantan AMT Sudah Tepat
News
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori mengaku heran dengan munculnya pernyataan menyayangkan penangkapan mantan sopir mobil tangki at...