Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Susi: Antara Saya dan Pak JK Tidak Ada Perbedaan Prinsip

1 April 2016, 20.56.35

Susi: Antara Saya dan Pak JK Tidak Ada Perbedaan Prinsip

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Jakarta, Sentananews.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan tidak ada perbedaan prinsip antara dirinya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla karena berbagai kebijakan yang dikeluarkan telah dipertimbangkan dengan matang.

"Antara saya dan pak JK (Jusuf Kalla) tidak ada perbedaan prinsipil," kata Menteri Susi dalam acara Chief Editors Meeting di Gedung Mina Bahari IV, kantor KKP, Jakarta, Jumat (1/4) malam.

Menurut dia, bukan jajaran Kabinet Kerja yang suka bikin gaduh tetapi media yang kerap menulis berita sensasionalis sehingga dalam kesempatan kali ini tidak ada perbedaan prinsip antara dirinya dengan Wapres Jusuf Kalla.

Menteri Susi mengemukakan Wapres JK memberikan pendapatnya setelah meninjau ke beberapa daerah, di mana dirinya diundang ikut tetapi karena ada keperluan lain maka dari KKP diwakili oleh beberapa eselon I serta staf khusus Menteri Susi.

Sebelumnya, Menteri Susi menegaskan reformasi kebijakan sektor kelautan dan perikanan tidak mudah tetapi tetap harus dilakukan guna menjaga kelestarian sumber daya lautan Republik Indonesia.

"Kami telah melakukan reformasi perikanan sejak bulan pertama saya menjabat," kata Menteri Susi dalam acara forum bisnis dan investasi kelautan perikanan di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (30/3).

Menurut Susi, reformasi tidak mudah dilakukan antara lain karena untuk mengubah sesuatu dipastikan memerlukan waktu yang panjang dan keberanian yang teguh serta konsisten dalam menerapkannya.

Satu hal yang pasti, ujar dia, adalah reformasi sektor kelautan yang fundamental yang harus dilakukan adalah mengatasi aktivitas pencurian ikan yang terjadi di kawasan perairan Indonesia.

"Kami tidak ingin perikanan yang berlabel 'IUU fishing' (penangkapan ikan secara ilegal)," katanya dan menambahkan, selama setahun terakhir Indonesia dinilai memimpin dalam memberikan pandangan terhadap pemberantasan pencurian ikan dalam tataran global.

Dia mengingatkan bahwa penangkapan ikan secara ilegal juga terkait dengan jenis kejahatan lainnya seperti perdagangan manusia hingga perbudakan buruh perikanan, juga kerusakan biota laut yang luar biasa.

Sebelumnya, Menteri Susi Pudjiastuti menyatakan semua kebijakan terkait sektor kelautan dan perikanan yang berdampak terhadap dunia usaha sektor tersebut di Tanah Air telah dikoordinasikan dengan Kabinet Kerja.

"Saya pasti mendiskusikan pekerjaan saya dengan Presiden (Joko Widodo)," kata Menteri Susi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/3).

Sebagaimana diwartakan sejumlah media, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Susi mengevaluasi kebijakannya yang mengakibatkan menurunnya produksi pengolahan ikan di sejumlah wilayah seperti di Sumatera Utara dan Maluku.

Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa di sejumlah daerah yang dilaporkan menurunnya produksi pengolahan ikan antara lain karena banyak unit pengolahan ikan yang tidak dioperasikan.

Dia berpendapat bahwa ada unit pengolahan ikan yang dibangun hanya untuk mendapatkan persyaratan yang dibutuhkan guna mengimpor ikan, tetapi tidak benar-benar dioperasikan.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pertamina Sumbagsel Serahkan Ambulans untuk Warga
News
Masih dalam suasana Hari Pahlawan, Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel menyerahkan dua (2) unit mobil ambulans ke...
Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di Danau Toba
News
Untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang bertaraf internasiona...
Pertamina Lubricants Dukung Pembangunan RPTRA
News
PT Pertamina Lubricants melalui Production Unit Jakarta turut peduli terhadap pendidikan dan kemajuan anak bangsa melalui progr...
​Dijanji Jadi Pegawai PT KAI, 128 Orang Terpedaya Oknum Penipu
News
Kasus penipuan terhadap 128 orang dengan modus rekrutmen penerimaan pegawai PT KAI yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung ja...
​Presiden Kembali Ungkit Soal Politik Genderuwo
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkit soal politik genderuwo dengan menyebut ada pihak di dalam negeri yang mencoba ...
​PBB Minta Gerindra Tak Ikut Campur Urusan Partainya
News
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noor mengatakan Partai Gerindra jangan ikut campur men...
​Sengketa Lahan Batu Bara, PT SSP Lakukan PK
News
PT Senyiur Sukses Pratama (SSP), perusahaan batu bara di Kalimantan melakukan perlawanan hukum dengan mengajukan banding untuk ...
​25.000 Peserta Bersama Presiden Ramaikan Gowes
News
Sebanyak kurang lebih 25.000 peserta turut meramaikan acara gowes sepeda santai bersama Presiden Joko Widodo yang digelar di ha...
​Basarnas Stop Operasi Pencarian Korban Lion Air
News
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan pihaknya akhirnya memutuskan untuk menghentikan ...