Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Tahun Ajaran Baru, Kelayakan Sekolah Harus Diperhatikan

12 Juli 2017, 21.11.13

Tahun Ajaran Baru, Kelayakan Sekolah Harus Diperhatikan

Jakarta, sentananews.com

Kebijakan harga eceran tertinggi (HET) untuk tiga komoditas bahan pokok yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat momen Ramadan hingga Lebaran tahun ini menurut pengamat jangan hanya sebatas musiman.

Peneliti Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Berly Martawardaya berpendapat bahwa kebijakan HET patut dilanjutkan.

Terkait aturan HET tersebut, dia menerangkan selama surat keputusan pembatasan harga dari Kemendag tidak dicabut dan pendaftaran importir tetap berlangsung, maka sudah terlembaga dan tidak adhoc. Diharapkan kebijakan seperti ini membuat kestabilan harga sebelumnya tidak bersifat musiman.

"Selama SK tidak dicabut dan pendaftaran importir holti tetap berlangsung maka sudah terlembaga dan tidak adhoc," kata Berly ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (12/7).

Sementara sebelumnya Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan kestabilan harga pangan akan terus dijaga, salah satunya lewat kebikan HET. Seolah tak mau kecolongan dengan mafia pangan, Mendag mengaku akan kawal terus kebijakan tersebut. Setelah gula, daging, dan minyak goreng, kini giliran beras yang akan diatur HETnya.

Seperti diketahui tiga bahan pokok yang dipatok harga eceran tertinggi adalah gula pasir yang dipatok Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 11.000 per liter, dan daging sapi beku Rp 80.000 per kilogram.

"Kita jaga pasokan dan kemudian akan ada harga batas. HET akan kami terapkan betul. Setelah gula, daging dan minyak goreng, sekarang beras," ujar Enggar di Kantornya, Jakarta.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Setnov Akhirnya Masuk Tahanan KPK
News
Wakil ketua KPK Laode Syarif menegaskan bahwa Ketua DPR Setya Novanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-...
Wapres: Budaya Melayu Budaya Persatuan
News
Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, budaya Melayu memiliki peran penting dan andil yang besar bagi bangsa Indonesia.Hal ini ...
​Ikuti Air Force Run 2017, Ribuan Masyarakat Padati Halim
News
Ribuan masyarakat menyaksikan lomba lari Air Force Run 2017 di Halim Perdanakusuma. Air Force Run 2017 adalah lomba lari tahuna...
Bangun Opini Publik Strategis Hadapi Perang Informasi
News
Kapendam Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi melakukan gebrakan dengan mengumpulkan seluruh Admin website jaja...
​Kasal: KRI Bima Suci Hadir Sebagai Penerus KRI Dewaruci
News
Setelah melaksanakan pelayaran dari Vigo Spanyol sejak 18 September 2017, Kapal Latih terbaru milik TNI Angkatan Laut yakni KRI...
KPK Datangi Rumah Seya Novanto
News
KPK Jemput Paksa SetnovTim penyidik KPK, Rabu (15/11) malam mendatangi rumah Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jaka...
​Kasal Pimpin Upacara Hut ke-72 Korp Marinir
News
Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE,MAP bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringati HUT ke - 72 Kor...
Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri
News
Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu...
Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata
News
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaskan bahwa, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada ...