Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat

16 Okt. 2018, 23.58.36

​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat

Jakarta, sentananews.com

Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingga dua periode di kursi Bupati Bekasi sebelum usianya menginjak kepala empat. Namun langkahnya terjerembap di 'tanah basah' megaproyek yang masih dalam pengerjaan: Meikarta.

Atas apa yang dialaminya itu, Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah berkomunikasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf wilayah Jawa Barat terkait nasib Bupati Bekasi Neneng Hasanah di TKD Jawa Barat. Hasilnya, TKD Jawa Barat yang dipimpin Dedi Mulyadi akan segera mengganti posisi Neneng di TKD Jawa Barat.

Diketahui Bupati Bekasi Neneng Hasanah yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini baru saja tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjadi tersangka dugaan korupsi proyek Meikarta.

"Beliau (Dedi Mulyadi) bilang akan segera diganti dari kepengurusan tim di TKD Jawa Barat. Jadi kepengurusan dia sebagai tim kampanye daerah di Jawa Barat pun juga sudah harus digantikan," ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10).

Ace belum mengetahui siapa yang akan menggantikan Neneng. Menurut Ace, Neneng sendiri memiliki tugas sebagai dewan pengarah teritorial untuk wilayah Bekasi dan Jawa Barat bagian utara. "Posisinya kalau tidak salah sebagai dewan pengarah untuk wilayah bekasi, Jawa Barat bagian utara," jelas Ace.

KPK telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Operasional (DirOps) Lippo Group, Billy Sindoro (BS) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Selain Nenang dan Billy, ‎KPK juga menetapkan tujuh orang lainnya yakni, dua konsultan Lippo Group, Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen (HJ).

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Bekasi, Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi, Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi, Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi (NR).

Diduga Neneng Hasanah dan kroni-kroninya menerima hadiah atau janji dari pengusaha terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Pulau Seribu Resmikan Gerai Dekranasda
News
Jakarta, sentananews.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu resmikan gerai Dekranasda dan pameran produk unggulan Us...
Belasan Bangli di Bantaran Kali Mati Angke Ditertibkan
News
Jakarta, sentana news. comDalam upaya mengatasi banjir saat musim hujan, belasan bangunan liar yang berada di bantaran Kali Ite...
​Pertamina Sumbagsel Serahkan Ambulans untuk Warga
News
Masih dalam suasana Hari Pahlawan, Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel menyerahkan dua (2) unit mobil ambulans ke...
Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di Danau Toba
News
Untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang bertaraf internasiona...
Pertamina Lubricants Dukung Pembangunan RPTRA
News
PT Pertamina Lubricants melalui Production Unit Jakarta turut peduli terhadap pendidikan dan kemajuan anak bangsa melalui progr...
​Dijanji Jadi Pegawai PT KAI, 128 Orang Terpedaya Oknum Penipu
News
Kasus penipuan terhadap 128 orang dengan modus rekrutmen penerimaan pegawai PT KAI yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung ja...
​Presiden Kembali Ungkit Soal Politik Genderuwo
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkit soal politik genderuwo dengan menyebut ada pihak di dalam negeri yang mencoba ...
​PBB Minta Gerindra Tak Ikut Campur Urusan Partainya
News
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noor mengatakan Partai Gerindra jangan ikut campur men...
​Sengketa Lahan Batu Bara, PT SSP Lakukan PK
News
PT Senyiur Sukses Pratama (SSP), perusahaan batu bara di Kalimantan melakukan perlawanan hukum dengan mengajukan banding untuk ...