Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Usai Diperiksa, Bupati Tulungagung Langsung Ditahan KPK

10 Juni 2018, 23.40.25

​Usai Diperiksa, Bupati Tulungagung Langsung Ditahan KPK

Jakarta, sentananews.com

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan pihaknya akan menahan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan cabang KPK Jakarta Timur. Syahri menyerahkan diri dan tiba di Gedung KPK Sabtu (9/6) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

"Sesudah diperiksa kemudian kami tahan 20 hari ke depan di Jakarta Timur," kata Saut di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Minggu (10/6) dini hari.

Menurut Saut, KPK saat ini akan memeriksa lebih lanjut keterangan yang diberikan oleh Syahri. Ia pun menyebut masih belum bisa menentukan apakah nantinya Syahri dikenakan dengan delik hukum menghalang-halangi pemeriksaan dengan mencoba melarikan diri. "Nanti kami pelajari pelan-pelan. Yang penting dia sudah datang berarti niat baiknya kan ada. Kami hargai," tutur Saut.

Sebelumnya, pada Jumat (8/6) dini hari, KPK menetapkan Syahri dan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dengan pengadaan barang dan jasa di Tulungagung dan Blitar, Jawa Timur. Namun KPK belum berhasil menangkap keduanya saat itu.

Samanhudi menyerahkan diri ke KPK Jumat (8/6) pukul 18.35 WIB dan langsung diperiksa penyidik secara intensif hingga Sabtu (9/6) pukul 01.30 WIB. Kemarin giliran Syahri yang datang ke Gedung Merah Putih setelah ditunggu-tunggu kedatangannya oleh KPK. Calon Bupati petahana dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sebelumnya sudah diwanti-wanti partai dan KPK untuk segera menyerahkan diri.

Tiga tersangka lain terkait kasus suap di daerah Tulungagung telah menjalani pemeriksaan lebih dulu oleh penyidik KPK. Di antaranya Sutrisno (Kadis PUPR Pemkab Tulungagung), Agung Prayitno (swasta) sebagai penerima, dan Susilo Prabowo (kontraktor) selaku pihak pemberi.

Sebagai pihak yang diduga memberi suap, Susilo Prabowo disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun juncto Pasal 65 KUHPidana.

Sedangkan pihak yang diduga penerima di dua perkara (Tulungagung dan Blitar), disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Mendagri Bantah Pelantikan Iriawan Langgar UU
News
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol Drs ...
Anggota DPR: Pelantikan Komjen Iriawan Langgar UU
News
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Luthfi Andi Mutty menilai dilantiknya Komjen Pol Mochammad Iriawan menjadi Penjabat Gu...
​90.000 Kendaraan Arus Balik Lebaran Masuk Tol Japek
News
Hubungan Masyarakat PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek, Irwansyah mengungkapkan, sebanyak 90.000 lebih kendaraan arus balik Leb...
H+1 Lebaran, Lalin di GT Cikarut Mulai Alami Peningkatan
News
Pada H+1 perayaan Hari Raya Idulfitri 1439 H, lalu lintas yang melewati GT Cikarang Utama mulai mengalami peningkatan.Terpantau...
​Jasa Marga Berlakukan _Contraflow_ di Km 47 Hingga Km 41 Jalan Tol Japek
News
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik / arah Jakarta, Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas _contraflow_ dari...
H2 Lebaran, Volume Lalin di GT Cileunyi dan GT Ciawi Meningkat
News
Pada hari kedua Lebaran, tepatnya Sabtu (16/6) terpantau adanya peningkatan lalu lintas yang cukup signifikan di sejumlah Gerba...
​Gugatan Ambang Batas Presiden ke MK Didukung Jimly
News
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menilai harusnya tak ada ambang batas pencalonan presiden pada 2019 men...
Menteri dan Pejabat Negara Hadiri Open House Jokowi
News
Sejumlah menteri Kabinet Kerja dan pejabat negara menghadiri acara open house yang digelar Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Ist...
Menteri Basuki dan Keluarga ShalatIed di Masjid Kementrian PUPR
News
Pada hari kemenangan 1 Syawal 1439 Hijriah yang bertepatan dengan Jumat, 15 Juni 2018 ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan...