Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Warga Diminta Kawal Pembebasan Lahan Underpass Tambun

12 Mei 2015, 6.51.37

​Warga Diminta Kawal Pembebasan Lahan Underpass Tambun

Dwi Yulita (Distarkim)

Bekasi, sentananews.com

MASYARAKAT Kabupaten Bekasi diminta untuk ikut mengawasi dan mengawal berjalannya pembebasan lahan untuk Underpass Tambun Kabupaten Bekasi. Pasalnya, untuk pembebasan lahan kurang dari 1 hektar itu, pada tahun anggaran 2014 yang lalu Pemkab Bekasi telah menggelontorkan dana APBD sebesar Rp 30 miliar, sementara untuk tahun 2015 ini kembali dianggarkan sebesar Rp 57 miliar.

"Melihat begitu besarnya dana anggaran APBD Pemkab Bekasi yang dialokasikan untuk pembebasan lahan tersebut, sudah sepatutnya masyarakat Kabupaten Bekasi mengawal agar anggaran pembebasan lahan untuk Underpass itu tepat sasaran dan tidak menyimpang," harap Barok, salah satu tokoh Pemuda Kabupaten Bekasi kepada SENTANA, Senin (11/5/2015).

Menurut Barok, pada tahun 2014 yang lalu Pemkab Bekasi telah mengalokasikan dana anggaran dari APBD sebesar Rp 30 miliar untuk membebaskan lahan dengan panjang 400 meter dan lebar 38 meter.

"Karena pembebasan lahan untuk underpass Tambun itu dianggap belum mencukupi untuk membayar pembebasan lahan itu, maka informasinya Pemkab Bekasi pada tahun 2015 ini kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp 57 miliar," ungkap Barok.

Barok mengatakan, kalau dikalkulasikan sejak tahun 2014 hingga tahun 2015 ini berarti Pemkab Bekasi telah mengeluarkan dana anggaran untuk pembebasan lahan untuk underpass itu sebesar Rp 87 miliar.

Penulis: Amri Siregar


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

SendyRian

SendyRian

perkembangan apa,,,,,,,,?

report
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...