Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

YLKI Imbau Tak Beli Properti di Area Reklamasi

10 April 2016, 12.11.03

YLKI Imbau Tak Beli Properti di Area Reklamasi

Jakarta, Sentananews.com

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengharapkan masyarakat tidak membeli properti di area reklamasi Teluk Jakarta.

"Masalah reklamasi di Teluk Jakarta, masih timbul sengkarut, terutama terkait perizinan dan kelayakan dari sisi lingkungan," kata Tulus lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (10/4).

Menurut dia, menjadi ironis ketika pengembang atau developer tertentu sudah gencar menawarkan/mengiklankan penjualan produk properti di area reklamasi. Di lain pihak, sebagian konsumen sudah tergiur untuk membelinya.

Dalam pandangan YLKI, kata Tulus, konsumen yang melakukan membeli properti di area reklamasi Teluk Jakarta posisi hukumnya sangat lemah. Potensi timbul sengketa di kemudian hari sangat besar.

Oleh karena itu, masih kata dia, demi menghindari pelanggaran hak-hak konsumen di bidang properti, YLKI menyarankan agar konsumen jangan tergiur oleh tawaran dari pengembang manapun yang menawarkan produk properti di daerah reklamasi Teluk Jakarta, sebelum masalah perizinan reklamasinya mengalami titik terang.

Secara detil, kata dia, pengembang harus mengantongi perizinan di bidang properti yaitu empat dokumen hukum yang harus dimiliki pengembang sebelum memasarkan produk properti.

Di antara dokumen-dokumen itu ialah izin prinsip, izin reklamasi, izin pemanfaatan reklamasi dan izin mendirikan bangunan (IMB). Semua izin ini dikeluarkan oleh Pemda DKI Jakarta..

"Saat ini sejumlah pengembang baru memiliki ijin prinsip dari Pemda DKI," ucapnya.

Atas dasar itu, Tulus mengatakan pihaknya meminta Pemda DKI untuk menghentikan pemasaran produk properti hasil reklamasi yangg tidak didukung empat dokumen hukum perijinan Pemda DKI itu.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​BIN Tepis Menyuap Ormas Kritisi Pemerintah
News
Badan Intelejen Negara (BIN) tidak menyuap Ormas Mahasiswa agar tidak kritis terhadap pemerintahan minimal sampai Oktober 2019 ...
Penyakit Hepatisis A Mewabah, Lurah RBU Klaim Sudah Sosialisasi ke Warga
News
TERKAIT wabah penyakit Hepatitis A yang menyerang sekolah-sekolah di sekitar Kelurahan Rawa Badak Utara (RBU), Lurah setempat, ...
Puluhan Siswa dan 1 Guru Jadi Korban Wabah Hepatitis A Jakut​
News
PULUHAN siswa dan seorang guru terjangkit virus hepatitis A di koja jakarta utara. Hasil diagnosa medis dipastikan terjangkit v...
​Kuatkan Dukungan, PDIP Gelar Safari Kebangsaan
News
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, guna menguatkan pemenangan pasangan capres-cawapres Joko W...
​Lagi, Pertamina EP Gelar Pelatihan Keriwausahaan
News
Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) melalui operatornya PT Pertamina EP Cepu (PE...
​FSAM Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
News
Sebanyak 60 orang yang mewakili Forum Silaturahmi Alumni Mesir (FSAM) mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon presiden...
Wisuda Ke 66 Unindra Prof Gautam Kumar Lakukan Orasi Ilmiah
News
Jakarta, sentananews. comAda yang menarik dalam pelaksanaan wisuda ke 66 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI yang di laksana...
​Monumen Kapsul Waktu di Merauke Siap Diresmikan Presiden
News
Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua, yang menyimpan Impian Indonesia 2015-2085, telah rampung dibangun. Rencananya, Presiden...
Pulau Seribu Resmikan Gerai Dekranasda
News
Jakarta, sentananews.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu resmikan gerai Dekranasda dan pameran produk unggulan Us...