Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Akibat Penundaan, Diprediksi Golput Akan Tinggi Saat Pilkada Kalteng

11 Jan. 2016, 17.05.05

​Akibat Penundaan, Diprediksi Golput Akan Tinggi Saat Pilkada Kalteng

Ilustrasi

Palangka Raya, Sentananews.com

Akibat adanya perubahan jadwal pelaksanaan pemilihan Calon Gubernur (Cagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), dinilai akan berpotensi tingginya jumlah warga yang tidak menggunakan hak pilih atau golput.

"Adanya perubahan jadwal serta jumlah peserta dalam pilkada ini membuat potensi golput cenderung lebih tinggi," kata anggota DPRD Kota Palangka 3aya, Jum'atni di Palangka Raya, Senin (11/01).

Dia mengatakan, perubahan jadwal pilkada di Provinsi Kalteng yang semula 9 Desember 2015 menjadi 27 Januari 2016 membuat sebagian masyarakat tidak mengetahui perubahan jadwal tersebut.

Selain itu, perubahan pasangan calon yang maju dari tiga pasang menjadi dua pasang membuat sebagian pendukung dan simpatisan enggan menggunakan hak pilihnya.

"Dua hal itu yang sangat berpengaruh terhadap minat dan peran masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Untuk itu, penyelenggaraan pemilu serta pemerintah harus meningkatkan koordinasi agar jumlah warga yang tidak menggunakan hak pilihnya dapat diminimalkan," kata dia.

Lagi menurut Jum'atni, secara umum ada dua golongan warga yang tidak menggunakan hak pilih. Pertama karena tidak mengetahui jadwal pelaksanaan dan tidak bisa menggunakan hak pilih dan kedua karena orang tersebut tidak mau menggunakan hak pilihnya.

Untuk itu, dia meminta penyelenggaraan pemilu dan pemerintah menggencarkan sosialisasi jadwal pilkada pemilihan gubernur Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" itu.

"Sosialisasi itu dapat dilakukan melalui media massa, lewat pengumuman seperti spanduk, selebaran atau poster, kemudian juga melalui ketua Rt termasuk pengumuman melalui media sosial seperti facebook dan sebagainya," imbaunya.

Selanjutnya, dia juga meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pilkada Kalteng yang dijadwalkan digelar pada akhir Januari nanti.

"Masyarakat harus tetap memilih siapa yang akan menjadi gubernur karena pilihan itu akan menentukan arah pembangunan lima tahun Kalteng ke depan.

Bagaimana keadaan Kalteng selama lima tahun itu ada di tangan masyarakat," katanya.

Editor: Agus Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

FSB Kamiparho Jakarta-Depok Tolak Perpecahan Karena Pilpres
Pilkada
MENJELANG Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 Apri 2019 situasi kondisi di masyarakat saat ini bisa dibilang kurang cukup baik...
Presiden Jokowi Apresiasi Peranan PGI Sambut Pemilu 2019
Pilkada
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyam...
LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...