Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Anggota DPRD Depok Wajib Menangkan Dimas-Babai

7 Sep. 2015, 18.39.37

​Anggota DPRD Depok Wajib Menangkan Dimas-Babai

Depok, sentananews.com

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, Kaharudin Bado mewajibkan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PAN Kota Depok terjun kembali ke daerah pemilihannya (dapil) untuk memenangkan pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi.

"Wajib hukumnya anggota DPRD Fraksi PAN mendatangi dapilnya untuk mensosialisasikan dan memenangkan pasangan nomor urut 1 Dimas-Babai," katanya, Senin (7/9/2015).

Menurut politisi PAN yang biasa disapa dengan panggilan Aco, dalam Pemilu Legislatif (Pileg) lalu, PAN mendapat 57 ribu suara. Sedikitnya, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 ini PAN mampu mendulang 50 ribu suara bagi pasangan Dimas-Babai.

"Belajar dari pengalaman Pileg, harusnya PAN mampu meraih suara 57 ribu. Makanya mesin politik partai wajib berjalan mulai dari tingkat kelurahan, RT, dan RW. Kami juga sudah mengkoordinir DPC dan DPRT segera melakukan rapat di kecamatan masing-masing guna membahas pemenangan Dimas-Babai," katanya.

Kata Aco, PAN akan berjuang sepenuh hati untuk kemenangan Dimas-Babai karena harga diri PAN ada pada Pilkada kali ini. Ia yakin dengan melihat kekompakan seluruh kader dan simpatisan PAN, maka kemenangan dan target yang dicanangkan Ketua DPD PAN Hasbullah Rahmat akan tercapai.

"Targetnya adalah kemenangan untuk pasangan nomor urut 1 Dimas-Babai. Kita harus menjadi bagian dari pemenang agar dapat turut melakukan perubahan yang diinginkan masyarkat," katanya.

Sementara itu, calon Wali Kota Depok dari PDI Perjuangan, Dimas Oky Nugroho, mengatakan bahwa koalisi Dimas-Babai adalah koalisi kebangsaan karena di dalamnya terdapat PDIP, PAN, Golkar, PPP, PKB, dan Nasdem. Rapat koordinasi ini seperti menyatukan kembali tiga pilar bangsa, yakni nasionalis, Islam tradisional, dan Islam modernis.

"Seperti mempertemukan kembali Ibu Megawati, Gus Dur, dan Amien Rais. Semangat kebersamaan dan kebangsaan ini akan menjadi formula gotong royong yang ampuh untuk memenangkan Pilwali Kota Depok Desember nanti," tandasnya.

Penulis : Hendri/Iskandar


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...