Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah

17 Jan. 2019, 22.09.57

Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah

Jakarta, sentananews.com

DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terlihat bagaimana sikap para calon terhadap persoalan kebangsaan saat ini, khususnya mengenai meningkatnya radikalisme dan terorisme selama beberapa tahun belakangan.

"Para calon diharapkan dapat menunjukkan sikap yang tegas terhadap tindakan radikal dan terorisme yang semakin marak terjadi, antara lain penyerangan terhadap pemuka agama, penutupan rumah ibadah, banyaknya ujaran kebencian terkait SARA, intimidasi dan persekusi kepada orang-orang yang berbeda paham, agama, ataupun etnis," kata calon Dewan Perwakilan Daerah Riau, Sangat Philips Sinurat dalam pesan WhatsAppnya ke SENTANA, Kamis (17/1/2019) sore.

Menurut Ketua Umum Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Periode 2016-2018 ini, para calon Presiden juga harus menjelaskan bagaimana strategi memberantas persoalan-persoalan tersebut, sehingga tidak hanya sebatas retorika semata.

"Para calon juga harus membela hak memeluk agama dan hak beribadah setiap warga negara," harapnya.

Semakin meningkatnya radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat, kata dia, dapat dilihat dari banyaknya ormas-ormas intoleran yang beraksi menutup ibadah sesama warga negara.

"Yang masih hangat adalah pembubaran ibadah KKR Natal di Bandung, penyegelan tiga Gereja di Jambi, dan penutupan ibadah di Medan beberapa hari lalu. Kita juga masih ingat peristiwa bom Gereja di Samarinda dimana merenggut nyawa seorang anak kecil," paparnya.

"Persoalan-persoalan ini meresahkan masyarakat. Dan para calon diharapkan dapat memberikan pesan yang menyejukkan serta sikap yang jelas," tambahnya.

Sahat berharap para calon dapat bersikap terhadap persoalan pembubaran ibadah Gereja di Medan oleh sekelompok ormas dan massa radikal. Para calon juga diharapkan dapat membela hak memeluk agama dan beribadah yang menjadi hak dasar setiap warga negara. Serta masyarakat diharapkan dapat melihat rekam jejak para calon, agar tidak memilih calon yang didukung oleh ormas-ormas radikal.

"Karena calon yang didukung ormas radikal pasti akan membiarkan terjadinya persoalan kebangsaan ini," katanya.

Untuk generasi Milenial Sahat berharap mendapatkan pendidikan politik yang baik dari para calon.

"Bahwa Pemilu ada keceriaan dan kegembiraan, buka justru memecah belah keutuhan dan mengganggu keberagaman kita. Hal ini harus ditunjukkan oleh perkataan dan perbuatan dari para calon," tandasnya. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

FSB Kamiparho Jakarta-Depok Tolak Perpecahan Karena Pilpres
Pilkada
MENJELANG Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 Apri 2019 situasi kondisi di masyarakat saat ini bisa dibilang kurang cukup baik...
Presiden Jokowi Apresiasi Peranan PGI Sambut Pemilu 2019
Pilkada
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyam...
LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...