Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Di Australia, Pemilih Golput Diadili Dan Didenda Hingga 1,7 Juta

12 Des. 2015, 15.26.46

​Di Australia, Pemilih Golput Diadili Dan Didenda Hingga 1,7 Juta

Jakarta, Sentananews.com

Adanya pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya mempunyai berbagai alasan. Dari mulai sibuk, ngak perduli, muak dengan sitem pemilu yang berjalan yang hanya menampung aspirasi partai politik, hingga calon yang ditawarkan tidak ada yang masuk dalam kriteria masyarakat.

Upaya jor-joran lewat sosialisasi yang menghabiskan banyak dana dan daya guna menghimbau warga agar menggunakan hak pilihnya, hingga fasilitas libur pada saat pencoblosan oleh pemerintah, tidak juga menggugah pemilih menggunakan hak pilihnya, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2015 khususnya sangat anjlok.

Di negeri Kangguru, Australia, bagi warga masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya saat Pemilu, akan disidang dan didenda.

Manager negara bagian di Komisi Pemilihan Australia (AEC), Marie Neilson, mengatakan, 964 golput yang dinyatakan bersalah dibawa ke pengadilan tinggi tahun ini, setelah gagal untuk memberikan alasan yang sah kepada AEC untuk tidak memilih dalam Pemilu Senat April 2014.

Jumlah itu dibandingkan dengan 354 kasus golput lainnya dalam Pemilu Federal 2013, yang diselenggarakan bulan September.

"Itu adalah jumlah yang tinggi karena rendahnya jumlah pemilih di Pemilihan Senat," kata Marie.

Ia menjelaskan, denda karena tidak memilih bervariasi mulai dari 20-170 dolar (atau setara Rp 200 ribu- Rp 1,7 juta), dengan alasan yang berkaitan dengan agama termasuk yang dibolehkan bagi pemilih untuk absen dalam sistem pemungutan suara wajib tersebut.

Hanya 88,5% pemilih yang berhak berpartisipasi dalam Pemilihan baru, dibandingkan dengan 92,1% dalam Pemilu sebelumnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Khairun Ternate Ridha Adjam mengatakan, penyebab rendahnya paritisipasi pemilih pada Pilkada di delapan kabupaten/kota di Maluku Utara 9 Desember 2015 adalah karena kejenuhan.

"Masyarakat dalam dua tahun terakhir menghadapi empat kali pelaksanaan pemilu yakni pemilihan gubernur, pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan terakhir pemilihan bupati/wali kota, jadi tampaknya masyarakat sudah jenuh untuk menggunakan hak pilihnya," katanya di Ternate, Sabtu (12/12).

Penulis: Agus Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...
KPUD Jabar Digeruduk Massa Aksi Ijazah Palsu
Pilkada
Pesta Demokrasi Pilkada serentak 27 Juni 2018 tinggal menghitung hari lagi. Namun dinamika politik yang terjadi semakin memanas...
Pertanyakan Dugaan Ijazah Palsu Cabup, KPU Pusat Digeruduk
Pilkada
Puluhan Pemuda Anti Ijazah Palsu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta. Dalam ke...
​Diskominfo Edukasi Pemilih Pemula Mengenai Pemilukada
Pilkada
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam hal ini UPT Radio Tegar Beriman (Teman) lakukan edukasi dem...
Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018
Pilkada
KPUD Kabupaten Kuningan bersama dengan Lembaga Pers Mahasiswa dan PMII Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan dialog publik dan ...
KPUD Kab Bogor Tetapkan Nomor Urut Calon
Pilkada
Komisi Pemilihan Unum (KPU) Kabupaten Bogor mengelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Bupati/wakil Bupati Bogor...
Sekda Tegaskan ASN Harus Netral
Pilkada
Untuk memastikan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka menghadapi pemilihan pilkada 2018, Sekda Adang Suptanda...
Saat Lari Pagi, Bima Arya Kenalkan Calon Wakil
Pilkada
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memperkenalkan kepada warga calon yang akan mendampinginya mengikuti pemilihan wali kota dan...