Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018

28 Maret 2018, 23.59.24

Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018

Kuningan, sentananews.com

KPUD Kabupaten Kuningan bersama dengan Lembaga Pers Mahasiswa dan PMII Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan dialog publik dan deklarasi Pilkada Damai dengan tema "Menguatkan Akar Kebangsaan Dan Kerukunan Dalam Menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018".

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung KNPI Kabupaten Kuningan dan dihadiri oleh sekitar seratus peserta yang terdiri dari organisasi kemahasiswaan, OKP, dan pemuda se-Kabupaten Kuningan pada Rabu (28/3)

Dalam acara tersebut hadir tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh untuk menjaga kondusifitas PILKADA 2018, diantaranya Aang Ashari, L.c, M.A (Direktur Aswaja Center), Diding Rahmat, S.H, M.H (Akademisi / Dosen Hukum Universitas Kuningan), AKP. Iwan Setiawan (Kasat Intel Polres Kuningan), dan Asep Fauzi, S.Si (Komisioner Sumber Daya Manusia KPUD Kuningan).

Acara tersebut dilaksanakan untuk mengedukasi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu provokatif terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 dan Pemilihan Bupati Kuningan 2018. Selain itu, generasi muda dituntut kontribusinya dalam mengawal dan menjaga kondusifitas pesta demokrasi di wilayah Kabupaten Kuningan.

Sesuai dengan yang dikatakan oleh Kasat Intelkam Polres Kabupaten Kuningan, di setiap tahun politik pasti ada isu-isu yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Dulu ada isu dukun santet, orang gangguan jiwa, hantu, dan isu-isu lain yang bertujuan untuk meresahkan masyarakat.

KPUD Kabupaten Kuningan yang diwakili oleh Komisioner, Asep Fauzi, S.Si menjelaskan bahwa, KPU memiliki kepentingan agar Pemilu berjalan sesuai prosedur. Aparat keamanan memiliki kepentingan agar Pemilu berjalan kondusif. Tim pemenang kontestan memiliki kepentingan untuk kepentingannya masing-masing. Sehingga kerawanan dalam masa kampanye sangat tinggi.," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Aswaja Center, Aang Azhari, mengatakan bahwa penyebaran berita bohong (hoax) akan menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat karena masih rendahnya minat membaca masyarakat. Tingkat literasi Indonesia adalah peringkat ke 60 dari 61 negara yang menjadi objek penelitian. Hal tersebut menyebabkan masyarakat Indonesia sulit untuk menjadi kritis," katanya.

Dari sisi akademis, Dosen Hukum dari Universitas Kuningan, menggarisbawahi bahwa struktur pemilu adalah kelembagaan yaitu, para penyelenggara pemilu yang mendapatkan anggaran dari pemerintah.

Pemerintah secara struktur lebih berperan dalam kelembagaan penyelengara pilkada. Sehingga, tanggung jawab pelaksanaan pesta demokrasi yang aman dan tertib berada di tangan pemerintah.

Acara dialog publik diakhiri dengan penandatanganan naskah deklarasi yang diwakili oleh perwakilan mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan narasumber yang hadir.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...