Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Masih Terjadi

19 Juli 2017, 22.16.18

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Masih Terjadi

Jakarta, sentananews.com

Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Kota Tangerang, Dra,Widyana Ramayanti MPd mengungkapkan, walau acuan Permendikbud nomor 17 Tahun 2017 sudah disosialisasikan ke seluruh sekolah SMP Negeri Kota Tangerang, dugaaan penyalahgunaan wewenang tetap saja masih berjalan, dimana ada murid baru yang dibawa oleh sang guru.

"Kami bekerja sesuai Juknis dari Dinas Pendidikan. Saya tidak mau mengotori dengan hal-hal yang tidak saya suka dan tidak mengikuti aturan. Tugas sekolah hanya mendata siswa yang daftar, urusan diterima itu adalah sistem yang bekerja," katanya kepada SENTANA di ruang kerjanya, Senin lalu.

Menurut dia, seluruh SMP Negeri di Kota Tangerang melakukan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada Permendikbud dengan sistem zonasi yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017

Namun diduga ada SMP yang melenceng dari Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017. SMP yang berani mempermainkan Permendikbud itu justru tergolong sekolah favorit.

Hasil penelusuran SENTANA di dua SMP Negeri Kota Tangerang, terungkap ada siswa baru yang diterima melalui guru. Salah satunya SMP Negeri 9, Kota Tangerang dimana dari 8 Rombel yang disiapkan sebanyak 288 kursi, terisi 285 kursi pada tahap I, sisa 3 kursi terisi pada tahap II. Dengan perincian jalur prestasi 4 kursi dari 13 kursi yang disiapkan, zona luar kota 13 kursi, serta 3 kursi untuk anak guru. Jumlah keseluruhan yang melalui jalur zonasi berjumlah 268 kursi. "Jadi di sekolah kami sudah terisi penuh," ucap Widy.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 5, M Suyanto SPd, bahwa dalam PPDB tahun ini ada dua siswa baru yang masuk melalui guru.

Menurutnya, dari 10 Rombel yang disiapkan sebanyak 360 kursi, penerimaan peserta didik baru tahap dua sebanyak 11 orang, yang mendaftar 7 orang. "Jadi yang mendaftar melalui online dengan sistem zonasi tahap 1 sebanyak 341 siswa, tahap 2 sebanyak 7 siswa," ungkapnya.

"Sedangkan jalur prestasi 3 siswa, melalui guru 2 siswa dan yang tidak naik kelas 3 siswa, jumlah keseluruhan 356, yang masih belum terisi 4 kursi," tambah dia.

Saat ditanya kursi yang masih kosong itu, Suyanto menjelaskan, bahwa sisa kursi yang masih kosong masih menunggu instruksi dinas.

Berbeda dengan SMPN 27 Kota Tangerang, yang belum rampung pembangunannya, tetapi PPDB tahun ajaran 2017 ini sekolah tersebut sudah dapat menerima siswa baru dengan sementara menempati area SMPN 12.

"Hampir seluruh siswa yang masuk di SMP.N.27 ini didominasi dari sekolah terdekat seperti SD.N.Gebang Raya dan SDN. Total Persada, sehingga menimbulkan satu kecumburuan sosial bagi warga sekitar yang notabene tidak diterima disekolah tersebut," ujar Muhajir, warga Gebang, dimana anaknya tidak diterima dengan alasan KTP dan KKnya berbeda.(rif)

Penulis: Fatah Hidayat/Arnold Simanjuntak


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Diskominfo Edukasi Pemilih Pemula Mengenai Pemilukada
Pilkada
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam hal ini UPT Radio Tegar Beriman (Teman) lakukan edukasi dem...
Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018
Pilkada
KPUD Kabupaten Kuningan bersama dengan Lembaga Pers Mahasiswa dan PMII Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan dialog publik dan ...
KPUD Kab Bogor Tetapkan Nomor Urut Calon
Pilkada
Komisi Pemilihan Unum (KPU) Kabupaten Bogor mengelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Bupati/wakil Bupati Bogor...
Sekda Tegaskan ASN Harus Netral
Pilkada
Untuk memastikan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka menghadapi pemilihan pilkada 2018, Sekda Adang Suptanda...
Saat Lari Pagi, Bima Arya Kenalkan Calon Wakil
Pilkada
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memperkenalkan kepada warga calon yang akan mendampinginya mengikuti pemilihan wali kota dan...
Partai Koalisi Sepakati Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul
Pilkada
Partai koalisi yang terdiri dari Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura sudah sepakat mengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum pada...
​Ridwan Kamil Optimis Didukung PDIP
Pilkada
Bakal Calon Gubrnur Jawa Barat, Ridwan Kamil optimis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mendukungnya di Pemiliha...
​Hasto: Kami Tak Terpikir Ganti Anas
Pilkada
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan. Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa dalam mengambil keputusan partainya selalu melakukannya...
​Anas Dikabarkan Mundur, PDIP AkanGelar Rapat
Pilkada
Isu mundurnya Cawagub Abdullah Azwar Anas yang berpasangan dengan Saifullah Yusuf pada Pilgub Jawa Timur 2018 semakin santer be...