Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Jelang Pilkada Kalteng, PPK dan PPS di Kotim Diaktifkan Kembali

12 Jan. 2016, 20.13.57

​Jelang Pilkada Kalteng, PPK dan PPS di Kotim Diaktifkan Kembali

Sampit, Kalteng, Sentananews.com

Dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 27 Januari 2016, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Kami masih menunggu petunjuk KPU Kalteng dalam melaksanakan tahapan awal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, yakni menetapkan pengaktifan kembali penyelenggara ad hoc," kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim, Juniardi, Selasa (12/01).

Perintah pengaktifan kembali PPK, PPS dan jajarannya merupakan perintah KPU Kalteng. Ini sehubungan pemilihan gubernur dan wakil gubernur susulan yang akan dilaksanakan 27 Januari mendatang.

Perintah itu dituangkan dalam surat ditandatangani Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar'i pada 9 Januari lalu. Anggota PPK dan TPS serta sekretariat PPK dan PPS yang memenuhi syarat dan bersedia bertugas kembali selama dua bulan terhitung 11 Januari-10 Maret 2016.

PPS bertugas kembali selama satu bulan terhitung 11 Januari-10 Februari 2016. Sementara sekretariat PPK dan PPS diminta menyurati Bupati sehubungan dengan penugasan kembali.

KPU Kotim juga diarahkan segera menugaskan kembali ketua dan anggota KPPS serta petugas ketertiban dan ketenteraman TPS di wilayah itu dan memperbaharui surat keputusan pengangkatan KPPS dengan masa tugas satu bulan terhitung 11 Januari-10 Februari 2016 KPU diminta melakukan supervisi dan pencermatan atas kesediaan dan keterpenuhan syarat jajaran penyelenggara yang akan ditugaskan kembali dan melaporkan hasil pelaksanaan tindak lanjutnya secepatnya.

"Kami berharap PPK dan PPS tidak ada yang menolak diaktifkan kembali, jadi tinggal menetapkannya saja dengan Keputusan KPU Kotim, sedangkan KPPS oleh PPS masing-masing," harap Juniardi.

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng seharusnya digelar 9 Desember 2015 lalu bersamaan pemilihan bupati dan wakil bupati Kotim. Namun karena terjadi sengketa, pemilihan gubernur dan wakil gubernur akhirnya ditunda hingga 27 Januari 2016.

Editor: Agus Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

KPUD Jabar Digeruduk Massa Aksi Ijazah Palsu
Pilkada
Pesta Demokrasi Pilkada serentak 27 Juni 2018 tinggal menghitung hari lagi. Namun dinamika politik yang terjadi semakin memanas...
Pertanyakan Dugaan Ijazah Palsu Cabup, KPU Pusat Digeruduk
Pilkada
Puluhan Pemuda Anti Ijazah Palsu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta. Dalam ke...
​Diskominfo Edukasi Pemilih Pemula Mengenai Pemilukada
Pilkada
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam hal ini UPT Radio Tegar Beriman (Teman) lakukan edukasi dem...
Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018
Pilkada
KPUD Kabupaten Kuningan bersama dengan Lembaga Pers Mahasiswa dan PMII Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan dialog publik dan ...
KPUD Kab Bogor Tetapkan Nomor Urut Calon
Pilkada
Komisi Pemilihan Unum (KPU) Kabupaten Bogor mengelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Bupati/wakil Bupati Bogor...
Sekda Tegaskan ASN Harus Netral
Pilkada
Untuk memastikan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka menghadapi pemilihan pilkada 2018, Sekda Adang Suptanda...
Saat Lari Pagi, Bima Arya Kenalkan Calon Wakil
Pilkada
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memperkenalkan kepada warga calon yang akan mendampinginya mengikuti pemilihan wali kota dan...
Partai Koalisi Sepakati Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul
Pilkada
Partai koalisi yang terdiri dari Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura sudah sepakat mengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum pada...
​Ridwan Kamil Optimis Didukung PDIP
Pilkada
Bakal Calon Gubrnur Jawa Barat, Ridwan Kamil optimis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mendukungnya di Pemiliha...