Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

KPUD Jabar Digeruduk Massa Aksi Ijazah Palsu

18 Juni 2018, 8.42.56

KPUD Jabar Digeruduk Massa Aksi Ijazah Palsu

Bogor, sentananews.com

Pesta Demokrasi Pilkada serentak 27 Juni 2018 tinggal menghitung hari lagi. Namun dinamika politik yang terjadi semakin memanas. Rabu kemarin (13/6), kantor KPUD Provinsi Jawa Barat diseruduk ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu.

Mereka menuntut KPUD untuk terbuka dan merespons dengan cepat kasus dugaan Ijazah/legalisir ijazah palsu oleh salah satu calon Bupati Kabupaten Bogor nomor urut 3, Ade Ruhandi.

Ketua aksi Raden yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa aksi ini sebagai respons hasil pertemuan dengan KPUD Kabupaten Bogor pada Senin (11/6) lalu.

"Aksi ini respons dari tidak adanya titik temu antara Ketua Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu dengan KPUD Kabupaten Bogor," ujarnya.

Imformasi sebelumnya diketahui pada 10 November 2017, Ade Ruhandi diduga melegalisir ijazah dan transkrip nilai. Tapi setelah Tim Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu bersama dengan Ketua KPUD Kabupaten Bogor mengkonfirmasi legalisir tersebut kepada pihak Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-Bisnis (STIEB) Jakarta pada hari Senin (11/6), pihak kampus menyatakan bahwa merrka tidak pernah mengeluarkan, membuat, atau mengesahkan legalisir atas nama Ade Ruhandi.

KPUD Bogor mengakui bahwa calon nomor urut 3 tidak mendaftarkan pencalonannya dengan menggunakan ijazah S1, melainkan Ijazah SMA. Namun, Gerakan Pemuda tetap menganggap hal itu sebagai kesalahan, sebab nama yang bersangkutan dalam spanduk dan kertas suara mencantumkan gelar SE.

"KPUD Provinsi Jawa Barat dan KPUD Kabupaten Bogor serta lembaga penyelenggara pemilu lainnya harus selektif dan berintegritas dalam meloloskan berkas administrasi Calon Kepala Daerah," desak Raden.(rif)

Penulis: Roni/Krisman


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

FSB Kamiparho Jakarta-Depok Tolak Perpecahan Karena Pilpres
Pilkada
MENJELANG Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 Apri 2019 situasi kondisi di masyarakat saat ini bisa dibilang kurang cukup baik...
Presiden Jokowi Apresiasi Peranan PGI Sambut Pemilu 2019
Pilkada
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyam...
LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...