Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

MK Gelar Rapat Tertutup Terkait Sengketa Pilkada

19 Jan. 2016, 15.14.49

MK Gelar Rapat Tertutup Terkait Sengketa Pilkada

Jakarta, Sentananews.com

Mahkamah Konstitusi menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) secara tertutup, terkait pengambilan keputusan atas perkara sengketa Pilkada serentak 2015, yang belum diputus.

"Selasa (19/1) ini hingga besok Rabu (20/1) agenda Hakim Konstitusi adalah Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) untuk ambil keputusan atas perkara-perkara sengketa Pilkada yang belum diputus kemarin Senin (18/1)," kata Juru Bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono, ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (19/1).

Rencananya hasil RPH berupa putusan dismissal oleh Mahkamah, akan diucapkan dalam sidang pleno terbuka untuk umum mulai Kamis (21/1).

Dalam putusan dismissal ini, Majelis Hakim Konstitusi akan memutuskan apakah tiap perkara dapat diperiksa lebih lanjut atau gugur.

Sebelumnya pada Senin (18/1) Mahkamah telah menggelar sidang putusan dismissal tahap pertama.

Dari sidang putusan dismissal tahap pertama, Mahkamah memutuskan untuk menolak 35 perkara sengketa Pilkada dari 40 perkara yang dibacakan putusannya.

Sebanyak 35 perkara tersebut tidak dapat diterima oleh Mahkamah karena melampaui tenggang waktu pengajuan permohonan, atau tiga kali 24 jam sejak SK KPU ditetapkan.

"Jadi, dari sidang pengucapan putusan kemarin belum ada perkara yang dinyatakan lolos," kata Fajar.

Ketentuan Pasal 157 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, memuat batas waktu pengajuan permohonan sengketa Pilkada adalah 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Sementara itu, sebanyak lima perkara telah ditarik kembali oleh pemohon.

"Maka Mahkamah mengeluarkan ketetapan terkait dengan lima perkara yang sudah ditarik tersebut," kata Fajar.

Editor: Aditya Pratomo


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...
KPUD Jabar Digeruduk Massa Aksi Ijazah Palsu
Pilkada
Pesta Demokrasi Pilkada serentak 27 Juni 2018 tinggal menghitung hari lagi. Namun dinamika politik yang terjadi semakin memanas...
Pertanyakan Dugaan Ijazah Palsu Cabup, KPU Pusat Digeruduk
Pilkada
Puluhan Pemuda Anti Ijazah Palsu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta. Dalam ke...
​Diskominfo Edukasi Pemilih Pemula Mengenai Pemilukada
Pilkada
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam hal ini UPT Radio Tegar Beriman (Teman) lakukan edukasi dem...
Dialog Publik Pemuda Kuningan Hadapi Pilkada 2018
Pilkada
KPUD Kabupaten Kuningan bersama dengan Lembaga Pers Mahasiswa dan PMII Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan dialog publik dan ...
KPUD Kab Bogor Tetapkan Nomor Urut Calon
Pilkada
Komisi Pemilihan Unum (KPU) Kabupaten Bogor mengelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Bupati/wakil Bupati Bogor...