Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Sekda Tegaskan ASN Harus Netral

14 Feb. 2018, 0.41.11

Sekda Tegaskan ASN Harus Netral

Bogor, Sentananews.com Untuk memastikan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka menghadapi pemilihan pilkada 2018, Sekda Adang Suptandar lakukan penandatangan Pakta Integritas Netralitas ASN bersama Panwaslu, di ruang rapat Bupati, pada Selasa (13/2). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Harianto Subakti, para kepala dinas, dan camat se Kabupaten Bogor.

Adang menegaskan, dengan ditanda tanganinya Pakta Integritas tersebut, maka wajib hukumnya agar ASN yang bekerja di lingkup Pemkab Bogor untuk mematuhinya. Hal tersebut dikarenakan, akan ada sanksi yang ringan dan berat apabila ASN melanggarnya.

"Biarpun saya yang menandatangani, tapi ini mengikat untuk seluruh ASN Pemkab Bogor, apabila tidak menaati Pakta Integritas ini, maka secara langsung mereka bersedia untuk menerima sanksi dan dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan undang-undang yang berlaku" tegas Adang

Dalam menjaga netralitas, Adang juga menghimbau agar para ASN tidakmelakukan sesuatu yang menguntungkan atau merugikan calon kepala daerah dengan menggunakan fasilitas dari jabatan yang dimilikinya. Adang juga mengatakan bahwa seorang birokrat harus netral dalam pelaksanaan Pilkada jangan berpihak pada salah satu calon dan harus mendukung semua calon.

"Saya ingatkan jangan ada kebijakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pilkada. Kemudian penggunaan barang negara yang berada melekat pada diri ASN atau berada pada wilayahnya untuk di awasi agar tidak digunakan dalam rangka kampanye Kepala Daerah yang akan berlangsung sebentar lagi, dan hal tersebut sejalan dengan perintah Bupati yang ingin para ASN menjaga netralitasnya" ujar Adang

Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin, mengapresiasi langkah Sekda dan seluruh ASN Pemkab Bogor yang merespon cepat keinginan Panwaslu untuk menandatangani Pakta Integritas tersebut.

"Saya apresiasi keinginan Pak Sekda dan jajarannya terhadap Pakta Integritas ini. Kemarin saya beritahukan melalui surat, dan beliau langsung meminta hari ini untuk segera dilakukan" ucap Ridwan

Selain itu Ridwan juga mengigatkan kepada para ASN di Pemkab Bogor, bahwa Panwaslu telah siap full team untuk secara ketat melakukan pengawasan terhadap event pilkada Kabupaten Bogor, terlebih penetapan calon sudah dilakukan kemarin oleh KPUD.

"Kita akan fokus memantau para ASN yang nanti diduga dimobilisasi oleh salah satu pasangan calon, atau memberikan ijin penggunaan fasilitas negara. Kalau hal tersebut terjadi, langsung kita tindak tegas" terang Ridwan

Berikut Point Pakta Integritas yang ditanda tangani Sekda bersama Panwaslu Kabupaten Bogor:

1. Tidak memberikan dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati atau Wakil Bupati, dengan cara menggunakan fasilitas yang terkait kegiatan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati;

2. Tidak membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye sampai berakhirnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati;

3. Tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta Pemilihan umum Kepala Daerah, sebelum, selama dan sesudah masa kampanye sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. Ikut aktif menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor

5.Apabila tidak mentaati dan melakukan pelanggaran terhadap Pakta Integritas ini, maka bersedia menerima sanksi dan dijatuhi hukuman disiplin sesuai peraturan perundang-undangan.(rif)

Penulis: Subur/Dedi/Taufik


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

FSB Kamiparho Jakarta-Depok Tolak Perpecahan Karena Pilpres
Pilkada
MENJELANG Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 Apri 2019 situasi kondisi di masyarakat saat ini bisa dibilang kurang cukup baik...
Presiden Jokowi Apresiasi Peranan PGI Sambut Pemilu 2019
Pilkada
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyam...
LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...