Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Sudah 21 Kasus Pelanggaran Ditangani Panwaslu Karawang

1 Des. 2015, 13.41.08

​Sudah 21 Kasus Pelanggaran Ditangani Panwaslu Karawang

Karawang, SENTANANews.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menangani 21 kasus pelanggaran pemililhan kepala daerah setempat.

"Total pelanggarannya ada 21 kasus, kejadiannya terhitung sejak tahapan verifikasi pencalonan sampai tahapan kampanye pilkada," kata Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Karawang Roni Rubiat Machri saat dihubungi di Karawang, Selasa (1/12).

Ia mengatakan dari total 21 kasus yang telah ditangani itu kebanyakan pelanggaran administrasi. Tetapi ada pula kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu.

Sesuai dengan rekapitulasi penanganan sengketa pelanggaran Pilkada Karawang, pelanggaran didominasi tim kampanye Akhmad Marjuki/Dedi Gumelar (PDIP, Hanura dan PBB) serta tim kampanye calon petahana Cellica Nurrachadiana/Ahmad Zamakhsyari (Demokrat, PKB dan PAN).

"Semua laporan-laporan dugaan pelanggaran kami terima, dan hingga saat ini hanya 21 kasus yang ditangani," kata dia.

Tetapi dari 21 kasus pelanggaran seputar Pilkada yang ditangani Panwaslu Karawang, sebagian besarnya tidak ditindaklanjuti. Hanya beberapa kasus saja yang ditindaklanjuti, itu pun terkait dengan pelanggaran administrasi.

Panwaslu Karawang tidak bisa menindaklanjuti cukup banyak pelanggaran yang telah diterima, karena dalam proses klarifikasi Panwaslu tidak menemukan adanya unsur pelanggaran.

"Ada juga beberapa kasus pelanggaran yang kami tangani, kita tindaklanjuti dengan meneruskannya ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Karawang, karena adanya dugaan pelanggaran administrasi," katanya.

Ditanya tentang aksi bagi-bagi uang yang dilakukan tim kampanye pasangan Saan Mustopa/Iman Sumantri (Golkar, Gerindra, NasDem) dalam kampanye terbuka di Lapangan Karangpawitan pada 28 November 2015, Roni mengaku belum menerima laporan terkait dengan hal itu.

Ia mengakui sebenarnya sudah mengetahui aksi bagi-bagi uang yang terjadi pada kampanye terbuka pasangan Saan/Iman.

Tetapi kejadian itu baru diketahui melalui sejumlah media online, yang menyebutkan aksi bagi-bagi uang itu dilakukan secara terang-terangan di atas panggung.

"Petugas kami turun ke lapangan saat kampanye Saan/Iman, tetapi tidak ada rekaman tentang aksi bagi-bagi uang," kata dia.

Editor : Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...