Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Wow, Pemilih Di NTT Berkurang 430.164 Jiwa

8 Sep. 2015, 12.43.59

Wow, Pemilih Di NTT Berkurang 430.164 Jiwa

Kupang, sentananews.com

KPU Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) Secara keseluruhan di NTT, KPU di delapan kabupaten telah menetapkan Data Pemilih Sementara (DPS) untuk pilkada serentak 2015 dengan total 917.919 pemilih

Jumlah tersebut, lebih kecil dari Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) yang diserahkan Kementerian Dalam Negeri pada Juli 2015 lalu, yakni 1.348.083 atau berkurang 430.164 pemilih.

Menurut Maryanti, KPU telah melakukan pencoretan terhadap DP4 yang diberikan oleh Kemendagri karena, pemilih yang terdaftar diketahui telah meninggal dan beralih status menjadi TNI/Polri serta pindah tempat tinggal. Namun menurut dia, tidak menutup kemungkinan dalam proses penyisiran berikutnya, bisa saja jumlah tersebut akan berkurang lagi. Pasalnya masih ada kemungkinan pencoretan dengan alasan, misalnya data ganda.

"Pemutakhiran data dari DPS ini akan dilakukan penyisiran lagi untuk menentukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pilkada 9 Desember 2015," katanya.

Khusus di Kabupaten Malaka, wilayah batas RI-Timor Leste itu berjumlah 149.959 orang yang tersebar di 12 Kecamatan, 127 Desa dan 322 tempat pemungutan suara (TPS).

"Daftar pemilih sementara yang akan ikut dalam pelaksanaan pemungutan suara kepala daerah serentak pada 9 Desember itu, telah ditetapkan dalam rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Malaka di Kantor KPU Malaka beberapa waktu lalu," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Maryanti Adoa di Kupang, Selasa (08/09).

Nama-nama pemilih itu, akan diumumkan di setiap desa yang ada di wilayah yang berbatasan dengan Distric Maliana itu mulai Rabu (9/9) besok, untuk memastikan pemilih yang belum terdata atau ada kekeliruan data ganda bisa melakukan verifikasi dengan melapor ke pihak penyelenggara di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa masing-masing.

Langkah ini lanjut dia, untuk memastikan semua warga yang sesuai undang-undang memiliki hak pilih, bisa terdaftar dan ikut dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 9 Desember nanti. "Ini cara KPU untuk melindungi hak para pemilih di daerah masing-masing saat pelaksanaan pilkada serentak ini," katanya.

Dia mengatakan, daftar nama pemilih sementara sudah juga diberikan kepada tiga pasangan calon dan pihak Panwaslu untuk sama-sama melakukan penyisiran terhadap konstituen dan masyarakat yang belum terdaftar. "Ini bagian dari bentuk kerja sama agar bisa mengakomodasi seluruh kepentingan pemilih," katanya.

Dikatakan dia, bagi warga yang belum terdata dalam DPS sepanjang memiliki identitas kependudukan dan memenuhi persyaratan untuk memilih, maka masih diberi waktu satu bulan melakukan pendaftaran di PPS masing-masing desa.

"Saat ini kesempatan masih terbuka lebar bagi warga yang mau mendaftarkan diri sebagai peserta pemilih. Tanggal 1 atau 2 Oktober baru dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap di KPU," katanya.

Editor: Agus Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

LBP Imbau Gereja Jangan Golput dan Waspadai Bahaya Hoax
Pilkada
MENTERI Koordinator (Menko) Maritim dan ESDM, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan gereja harus mewaspadai efe...
Buka Sidang MPL PGI 2019, Menag Singgung Peran Agama Dalam Demokrasi
Pilkada
MENTERI Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin mengemukakan pentingnya peran agama dalam membangun demokrasi yang berkualitas....
Buya Syafii Berharap Pemilu 2019 Hasilkan Pemimpin Yang Waras
Pilkada
MANTAN Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof, Dr, Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Syafii berharap Pemilu 2019 menghasilkan...
H.Badar Tawarkan Program Kerja dari Rumah ke Rumah ​
Pilkada
Badar (50) dinilai telah melakukan tindakan nyata dengan turun langsung dan bersosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masya...
Berharap Materi Debat Capres Bahas Soal Kebebasan Beribadah
Pilkada
DEBAT Capres perdana hari Kamis (17/2018) malam, akan menjadi sorotan seluruh masyarakat Inddonesia. Dalam debat ini akan terli...
Jaring Milea: Jangan Pilih Partai Akomodir Koruptor dan Pelanggar HAM
Pilkada
PERINGATAN Hari Anti Korupsi (HAK) dan Hari HAM Internasional tahun ini cukup meriah karena banyak lembaga pemerintah maupun no...
Buruh Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Pilkada
BERDASARKAN Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-I Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika dan juga kesepakantan bersam...
Ketua PPK Citeureup Ancam Lapor Balik Saksi Pasangan Jadi
Pilkada
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Citeuteup Kabupaten Bogor, Rafidon Jirus, menolak dengan tegas segala tuduhan...
Siswa Miskin akan Ditanggung  di Depok
Pilkada
Depok, sentananews.com Siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dikarenakan melampaui kuota penerimaan tidak perlu...