Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Neymar Tersandung Kasus Penipuan Dan Penggelapan Pajak

3 Feb. 2016, 10.38.23

Neymar Tersandung Kasus Penipuan Dan Penggelapan Pajak

Neymar

Sao Paulo, Sentananews.com

Bintang Barcelona dan Brazil Neymar mendapat hantaman baru seputar masalah hukum pada Selasa, ketika para jaksa Brazil mengajukan kasus penipuan dan pemalsuan pajak terhadap dirinya.

Pemain 23 tahun dan keluarganya membantah melakukan pelanggaran terhadap peraturan-peraturan yang ada saat ia direkrut Barcelona pada 2013.

Namun beberapa jam setelah ia memberikan kesaksian di Spanyol pada satu kasus, kasus baru dibuka oleh para jaksa federal di Brazil terhadap ia dan ayahnya.

Para penyelidik di kedua negara menduga keluarga Neymar dan klub menyembunyikan nilai sebenarnya dari kesepakatan ketika Barcelona merekrutnya dari klub Brazil Santos.

Barcelona menghargai transfer itu sekitar 57 juta euro, namun otoritas-otoritas Spanyol berpikir angka sebenarnya telah terdongkrak sampai 83 juta euro.

Jaksa federal Brazil menuding sang pemain, yang bernama lengkap Neymar da Silva Santos Junior, dan ayahnya menekan kontrak-kontrak agar dapat membayar pajak dalam jumlah yang lebih sedikit.

Itu merupakan tuduhan yang sama terhadap ayahnya dan dua petinggi FC Barcelona: presiden klub saat ini Josep Maria Bartomeu dan pendahulunya Sandro Rosell.

Pengadilan federal kini harus memutuskan apakah akan mengakui dakwaan-dakwaan dan membawanya ke pengadilan.

Pada September silam, otoritas-otoritas Brazil membekukan aset-aset senilai 47 juta dolar selama pemeriksaan-pemeriksaan.

Kantor jaksa federal mengatakan dalam pernyataannya bahwa dakwaan-dakwaan terkait "penipuan dan pemalsuan pajak," yang merugikan negara "jutaan" pada pajak-pajak yang lenyap.

Swafoto di pengadilan Mengenakan celana jeans dan kacamata, Neymar terlihat santai ketika ia tiba di Pengadilan Nasional Spanyol di Madrid bersama ayahnya Neymar da Silva Santos, yang juga dipanggil untuk memberikan kesaksian.

Sang pemain memberikan tantangan di depan sekelompok fotografer sebelum mengangkat ibu jarinya dan memasuki pengadilan, di mana ia berada di sana selama satu setengah jam.

Ia tidak memberikan komentar ketika ia pergi, namun melakukan swafoto dengan sejumlah penggemar muda.

Neymar dan ayahnya membela diri di media.

"Sebelum mengatakan omong kosong -- bahwa kami menyembunyikan hal ini, atau menyembunyikan hal itu -- mereka semestinya membuktikannya," kata Neymar kepada stasiun televisi Brazil Globo pada Minggu.

"Ayah saya melakukan apapun untuk memastikan bahwa saya hanya fokus pada bermain sepak bola. Ia menangani buku-buku. Namun saat ini ketika Anda melihat seseorang yang Anda cintai menderita, itu mulai menyakitkan."

Bartomeu dan Rosell menolak untuk memberikan kesaksian ketika dipanggil pada pekan ini, menegaskan bahwa akun yang telah mereka berikan pada persidangan sebelumnya.

Pertarungan hukum Barca Perwakilan Santos mengatakan kepada hakim pada Senin, bahwa klub merasa dicurangi oleh Neymar dan ayahnya setelah detail-detail transfer terungkap.

Fatima Cristina Bonassa mengatakan selama memberikan kesaksian selama lima jam, bahwa sang pesepak bola telah dewasa saat transfer itu terjadi dan mengetahui apa yang ia tantangani.

Transfer itu membantu Barcelona membentuk salah satu lini depan paling mematikan di dunia, bersama dengan bintang Argentina Lionel Messi dan Luis Suarez asal Uruguay.

Namun klub itu telah dipusingkan sejumlah masalah hukum di luar lapangan, Messi sendiri telah diminta menghadiri persidangan sejak 31 Mei untuk kasus penipuan pajak terpisah.

Kasus Neymar tidak mempengaruhi penampilannya di lapangan. Ia membantu Barca untuk memenangi tiga gelar pada musim lalu.

Anak emas Brazil itu kini diharapkan menjadi kapten negaranya pada Olimpiade Rio yang akan berlangsung pada Agustus.

"Neymar sempurna," kata pelatih Barcelona Luis Enrique, mengomentari skandal ini.

"Dari nol sampai satu juta, ha litu mempengaruhinya sebanyak 0,000001 persen," tutur Enrique.

"Itu tidak ada kaitannya dengan sepak bola, itu adalah masalah yang akan diselesaikan sebagaimana mestinya."

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Chelsea Permalukan Southampton dalam Delapan Menit
Sport
Chelsea meraih poin penuh saat bertandang ke markas Southampton di Stadion St Mary's Stadium, Sabtu (14/4) malam WIB. Pada laga...
​Persija Tekuk Borneo FC 2-0
Sport
Persija Jakarta menundukkan Borneo FC yang diperkuat 10 pemain selama lebih dari 50 menit dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan L...
​Pep Khawatir United Nyalip di Tikungan Akhir
Sport
Manchester City belum aman menggondol trofi Liga Primer Inggris dan khawatir bakal disalip Setan Merah, julukan Manchester Unit...
​Semifinal Liga Champions, Madrid Jumpa Bayern
Sport
Juara bertahan Liga Champions Real Madrid akan berhadapan dengan Bayern Munich pada fase semifinal kompetisi antar tim elit ter...
​Penalti Kontraversial Antar Madrid ke Semifinal
Sport
Gol di menit terakhir yang dicetak Cristiano Ronaldo lewat titik putih pada laga leg kedua perempat final Liga Champions yang m...
Bermain Imbang, Sevilla Tersingkir dari Liga Champions
Sport
Sevilla menelan kekecewaan membuat sejarah setelah gagal menaklukkan Bayern Muenchen di Allianz Arena, Kamis (21/4). Sementara ...
​Cukur City 3-0, Liverpool Buka Peluang ke Semifinal
Sport
Satu kaki Liverpool di babak semifinal Liga Champions 2017/2018 usai mencukur Manchester City tiga gol tanpa balas, Kamis (5/4)...
​Tandang ke Turin, Madrid Bombardir Gawang Juventus
Sport
Real Madrid berhasil mengantongi kemenangan dalam lawatan ke markas Juventus. Pada laga leg pertama perempat final Liga Champio...
​Lead Pertama Lawan Madrid, Buffon Takut Kebobolan
Sport
Kiper veteran Juventus Gianluigi 'Gigi' Buffon mengaku khawatir tidak bisa menjaga kesucian gawang Juventus kala menghadapi Rea...