Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kisah Eva dari Desa Lore Palu

8 Okt. 2018, 22.15.09

​Kisah Eva dari Desa Lore Palu

Palu, Sentananews.com

Tidak ada lagi senyum di wajah Eva (9). Ia hanya duduk lemas dengan tatapan kosong. Hiruk pikuk keriangan anak -anak lain saat bermain sekarang tak terdengar olehnya. Jiwanya hampa.

Ia bukan tak mau bermain dengan teman-temannya, bersama tim Relawan Posko Mobile Pertamina Peduli di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru yang menyambangi desanya pada Minggu (7/10). Namun ia tak bisa. Hatinya masih pilu sejak ibunya meninggal, dan kakinya masih sakit akibat tertimba tembok saat gempa tsunami terjadi di Sulteng.

Ketika dr Jeane dari tim medis Pertamina bertanya kepada Eva apa yang terjadi, bocah yang duduk beralaskan terpal itu hanya berbicara lirih. Belum juga selesai ceritanya, air matanya sudah mengalir deras hingga terisak-isak.

Hingga akhirnya salah satu kerabatnya bercerita. Pada saat kejadian Gempa, Eva sedang di rumah bersama ibu dan adiknya yang berusia 1 tahun. Sementara ayah tirinya sedang keluar rumah dan adiknya yang lain, berada di rumah kerabatnya.

Jumat, 28 September 2018, saat senja menjelang, gempa berskala 7,4 Magnitude itu datang. Di tengah kepanikan, Eva bersama ibu dan adiknya berusaha menyelamatkan diri. Namun takdir berkata lain. Tembok tiba-tiba runtuh dan menimpa mereka. Eva tertimpa di bagian kaki, sementara ibunya tak bisa menghindar dari runtuhan tembok. Sang ibu meninggal setelah tertimpa 3 lapis beton sambil memeluk adik Eva yang berusia 1 tahun.

Eva berhasil diselamatkan kerabatnya. Pun demikian adiknya yang berada di rumah kerabat dan ayah tirinya. Kini mereka hidup beralaskan terpal beratapkan tenda. Dengan kondisi seadanya.

Salah seorang relawan Pertamina yang berada di Palu sejak Kamis, 4 Oktober 2018, Alih Istik Wahyuni menuturkan, sepekan sejak gempa, kaki Eva membengkak.

"Yang dia tahu tak bisa bangun, berjalan, apalagi berlari dengan teman temannya. Makanya kami langsung meminta tim medis segera melakukan pengecekan,"kata Alih.

Saat tim medis memberikan pertolongan dengan memasang bidai atau kayu penahan agar kaki Eva tak banyak bergerak. Kayunya pun diambil dari sisa-sisa reruntuhan di sekitar tenda Eva.

"Ketika pemasangan, Eva terus menangis dan berteriak, Bapak.. Bapak... kaki ku sakit !," tutur Alih. Setelah diberikan pertolongan pertama, Eva dirujuk ke puskesmas untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit apung.

Posko Mobile Pertamina Peduli, terus diaktifkan berkeliling untuk menjangkau wilayah terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Menurut Vice President Corporate Communication Adiatma Sardjito Posko bergerak ini menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak yang berada di sejumlah titik di wilayah Palu, Donggala dan Sigi. Tim Relawan Pertamina Peduli bergerak bersamaan mengirimkan berbagai kebutuhan yang diperlukan masyarakat.**


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Sesak  Napas  Media Cetak   "Lawas"
Suara Kita
Oleh Pangihutan Simatupang ERA digital begitu cepat merubah, mempengaruhi cara berpikir dan bertindak manusia, terutama di bid...
​Merekonstruksi Peran BUMN Strategis Berdasarkan Konstitusi Ekonomi
Suara Kita
Pada tanggal 21 Agustus 2018, genap sudah 4 (empat) bulan 1 hari BUMN PT. (Persero) Pertamina dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt...
Pelatihan  Jurnalis dan Dunia "Antah Berantah"
Suara Kita
Penulis: Pangihutan Simatupang (Kepala SJI Prov. DKI Jakarta)Wartawan atau Jurnalis merupakan profesi yang unik, ini yang d...
Kemelut PPDB  2018
Suara Kita
Penulis: Pangihutan Simatupang (Kepala SJI PWI DKI Jakarta, Red Sentana) Setiap tahun, salah satu kesibukan orangtua murid a...
Tolak Kesepakatan Kontrak Freeport yang Merugikan Negara!
Suara Kita
Indonesian Resources Studies (IRESS) menolak keras rencana pemerintah menyelesaikan negosiasi kontrak tambang Freeport bulan in...
Menelusuri Jejak Sejarah Pancasila
Suara Kita
Menjelang 73 tahun lahirnya Pancasila, dengan bantuan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), saya dituntun untuk bertem...
Merekatkan Serpihan Indonesia Hebat
Suara Kita
Kesejahteraan adalah impian seluruh rakyat Indonesia.Negara melalui pemerintahan lah, yang bertugas membikin impian rakyat jadi...
Batalkan Permen ESDM No.23 Tahun 2018
Suara Kita
Presiden Joko Widodo perlu segera membatalkan Permen ESDM No.23 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang Berakhi...
Kendala  Kecil   Pencegahan   Kekerasan  Terhadap  Anak
Suara Kita
Oleh Pangihutan Simatupang (Kepala SJI PWI DKI Jakarta/Red Sentana). TINDAKAN para "predator" anak sudah keterlaluan, sudah ...