Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Komitmen Ahok

17 Juni 2016, 19.26.54

​Komitmen Ahok

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Jakarta, Sentananews.com

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki beberapa komitmen yang pernah ia katakan. Ia mengaku dan sadar bahwa dia memang keturunan cina. "Tetapi gue lahir dan besar di Indonesia. Lalu apa salah kalau gue ingin membangun Indonesia yang bersih dari sistem korupsi? kalau gue harus mati memperjuangkan kepentingan orang banyak, lu kagak bisa beli cara mati gue boss., Saya bilang ke isteri, apapun yang terjadi kamu jangan pernah menyalahkan Tuhan. Tuhan tidak pernah salah," kata Ahok.

Ahok juga juga mengatakan jika ia harus mati karena melawan korupsi, di batu nisannya minta dituliskan; "Mati adalah Keuntungan'. "kalau perlu pakai 3 bahasa; bahasa Indonesia, Mandarin dan Inggris. Itupun kalau mayat saya ketemu," ujarnya.

Ahok berkeyakinan, Jika pimpinan memberikan tauladan yang lurus, maka yang di bawahnya tidak akan berani macam-macam. Ahok ingin memberikan pendidikan politikuntuk menyadarkan rakyat agar memilih pemimpin yang bersih, transparan dan profesional. Bukan memilih karena diberi kaos atau uang.

"Jangan mengatas namakan Tuhan atau Agama, tetapi menikmati hidup di atas penderitaan rakyat miskin. Anda tak perlu harus mengangkat senjata atau menyambung nyawa seperti pejuang kemerdekaan kita dahulu, cukup jangan korupsi saja, itu sudah menolong negara," ungkap Ahok.

Dalam suatu kesempatan, Ahok juga mengungkapkan kemuakannya terhadap bentuk kemunafikan (terkait Ketua BPK), "maling teriak maling".

"Saya sudah muak dengan semua kemunafikan, setiap hari mendengar keluhan warga. Seakan-akan selama ini negara tidak pernah peduli. Jangankan dipanggil angket atau KPK, dipanggil Tuhan saja saya siap kok. Saya tahu resikonya melawan arus di republik ini," uangkap Ahok saat merasa dirinya terus diserang oleh politisi yang tak menyukainya.

Ahok berjanji bahwa dirinya akan berhenti jadi pejabat, jika semua pejabat sudah berprilaku baik. "Bicara saya memang kasar, tetapi saya tak akan pernah mencuri uang rakyat. Haknya rakyat dibajak sekelompok politisi. Sekelompok orang yang merasa mewakili rakyat," menyidir DPRD DKI.

"Saya siap pasang badan, saya siap mati demi membela kepentingan masyarakat Jakarta. Jika ada yang macam-macam, biar saya yang hadapi. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi orang banyak," kata Ahok berkomitmen.

Penulis: Agus Riyanto


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Harga Tiket Pesawat, Avtur dan Perseturuan Otoritas Negara
Suara Kita
Polemik atas kenaikan harga tiket pesawat yang dikomplain oleh para calon penumpang di Banda Aceh, Provinsi NAD dengan cara mem...
NKRI Bakal Punah?
Suara Kita
Tidak satupun negara di dunia ini luput dari ancaman kepunahan, tak terkecuali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bahka...
Mana Agenda Caprrs Mengintervensi ProdukAnak Bangsa
Suara Kita
Suatu Jumat di bulan Agustus lalu, penulis berada di Yogyakarta. Wawancara. Dengan Profesor Doktor Sutrisna Wibawa, M.Pd, Rekto...
​Pembangunan Kilang Nasional: Mari Lawan Mafia
Suara Kita
Karena lambatnya pembangunan kilang, saat melantik Nicke Widyawati menjadi Dirut Pertamina (29/8/2018, pemerintah meminta Perta...
​Kisah Eva dari Desa Lore Palu
Suara Kita
Tidak ada lagi senyum di wajah Eva (9). Ia hanya duduk lemas dengan tatapan kosong. Hiruk pikuk keriangan anak -anak lain saat ...
Sesak  Napas  Media Cetak   "Lawas"
Suara Kita
Oleh Pangihutan Simatupang ERA digital begitu cepat merubah, mempengaruhi cara berpikir dan bertindak manusia, terutama di bid...
​Merekonstruksi Peran BUMN Strategis Berdasarkan Konstitusi Ekonomi
Suara Kita
Pada tanggal 21 Agustus 2018, genap sudah 4 (empat) bulan 1 hari BUMN PT. (Persero) Pertamina dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt...
Pelatihan  Jurnalis dan Dunia "Antah Berantah"
Suara Kita
Penulis: Pangihutan Simatupang (Kepala SJI Prov. DKI Jakarta)Wartawan atau Jurnalis merupakan profesi yang unik, ini yang d...
Kemelut PPDB  2018
Suara Kita
Penulis: Pangihutan Simatupang (Kepala SJI PWI DKI Jakarta, Red Sentana) Setiap tahun, salah satu kesibukan orangtua murid a...