Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Produk Anti Sadap Karya Putra Bangsa Indonesia

21 Des. 2015, 17.56.38

Produk Anti Sadap Karya Putra Bangsa Indonesia

Jakarta, Sentananews.com

Putra bangsa Indonesia membuat langkah besar dengan membangun pabrik mesin sandi yang menghasilkan produk-produk anti sadap guna meningkatkan sistem pertahanan nasional di era persaingan global saat ini.

"Kita patut bangga pada putra Indonesia yang mampu membangun pabrik mesin sandi sendiri," kata Direktur Utama PT Indoguard Cipta Kreasi, Agung Setia Bakti, pada peresmian pabrik mesin sandi di kawasan industri Taman Tekno di Tangerang Selatan, Banten, Senin (21/12).

Pada kesempatan tersebut, Agung Setia Bakti dan jajarannya mendemonstrasikan produk-produk anti sadap berteknologi enkripsi, seperti SMA guard, voice guard, Chat guard, TiO guard, VPN guard, Signal guard, dan email guard.

Produk-produk anti sadap tersebut, fungsinya mulai dari memproteksi pembicaraan telepon, sms, chat, pembicaraan radio, pengiriman data, hingga pelacak posisi pengguna telepon seluler.

"Produksi anti sadap yang costumize ini mudah dipasang di smarthphone maupun laptop," katanya.

Menurut Agung, produk-produk anti sadap produksi PT ICK ini merupakan karya putra bangsa Indonesia guna mendukung peningkatan sistem pertahanan nasional dari kemungkinan bobolnya informasi rahasia.

"Selama ini lembaga negara dan intelijen nasional masih menggunakan peralatan IT produk asing, yang informasinya masih mungkin dibobol oleh asing," katanya.

Dengan menggunakan produk anti sadap produksi dalam negeri, Agung meyakini, sistem pertahanan nasional dapat lebih ditingkatkan dan dilindungi.

Agung berharap, Pemerintah Indonesia ke depan banyak menerbitkan kebijakan yang membantu pengembangan industri pertahanan di dalam negeri, terutama industri semo konduktor dan pendukung lainnya.

"Tangguhnya pertahanan dalam negeri menjadi salah satu kunci kedaulatan bangsa," katanya.

Sebelumnya, PT ICK mengikuti pameran industri pertahanan internasional yakni IMPACT Exhibition Center (IEC) di Bangkok, Thailand, pada 2-5 November 2015.

Menurut Agung, pameran di Bangkok, merupakan kesempatan kedua bagi PT ICK mewakili paviliun Indonesia di ajang pameran pertahanan internasional.

Sebelumnya tahun 2014, teknologi antisadap PT ICK juga ikut dipamerkan Kemenhan pada ajang Defence Service Asia, Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca Juga: Nachrawi: Mimpi Lama Yang Terwujud Bangun Pabrik Mesin Sandi

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Ini 4 Aplikasi Keren Yang Diblokir PlayStore
Tekno
Bagi pengguna handphone android sudah tentu bersahabat baik dengan aplikasi google playstore. Di Google Play Store jutaan aplik...
Terlalu Beresiko, Ahli Nuklir Indonesia Tolak Pembangunan PLTN Tawarkan EBT
Tekno
Hingga saat ini Indonesia masih berupaya membangun pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik nasional, khususn...
Terkait Pokemon GO, BIN Masih Kaji Untung Ruginya
Tekno
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso tengah kaji isu keamanan dalam permainan Pokemon Go. Game berbasis augmented reali...
Google Keyboard Kini Dukung Fasilitas Theme
Tekno
Belum lama ini Google Keyboard telah meluncur versi barunya, yakni versi 5.1. Pengguna aplikasi Google Keyboard dapat melakukan...
Wow, Tangkap Pokemon Langka Bisa Dapat Rp65 juta
Tekno
Meski baru dirilis, Pokemon Go mampu menyedot perhatian gamers di seluruh dunia. Di Indonesia, misalnya, ada gamer yang rela ke...
Ini Hal yang Perlu Diketahui Untuk Pemburu Pokemon
Tekno
Kepopuleran game Pokemon Go pada sebagian besar pengguna smartphone memang sedang tinggi. Namun, tak sedikit pula yang masih be...
Kapan Pokemon Go Meluncur Resmi di Indonesia?
Tekno
Game menangkap monster dengan bumbu augmented reality Pokemon Go secara resmi telah diluncurkan secara terbatas, yakni di Ameri...
Kalahkan Popularitas Twitter, Game Pokemon GO Laris Diunduh
Tekno
Pokemon Go adalah game di mana kamu akan bertindak sebagai pelatih Pokemon yang dapat menangkap berbagai jenis Pokemon di dunia...
Indonesia Akan Miliki Satelit Militer Senilai Rp11,2 Triliun
Tekno
Indonesia bakal memiliki satelit militer yang diluncurkan pada 2019 mendatang. Satelit tersebut merupakan buatan konsorsium Ero...