SENTANANEWS.COM, Jakarta — TNI menyiagakan 1.012 personel untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Gunung tersebut saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai langkah antisipatif meski belum ada permintaan bantuan dari pemerintah daerah.

“TNI telah berinisiatif menyiagakan 1.012 personel beserta sarana pendukung untuk membantu masyarakat dan mengantisipasi perkembangan situasi,” ujar Kapuspen di sebagaimana keterangan resmi, Kamis (3/9).
Personel TNI dilengkapi kendaraan, perlengkapan evakuasi, alat kesehatan, peralatan komunikasi, serta dukungan lokasi evakuasi.
Posko Utama disiapkan di Makodim 0205/TK dan Poskotis di Koramil 04/SE untuk mendukung koordinasi di lapangan.
TNI mengimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 3 hingga 4,5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Warga juga diminta mewaspadai potensi bahaya lahar di sekitar aliran sungai.
Sebanyak delapan desa yang berada di zona merah telah dikosongkan seluruhnya. TNI juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan empat SPPG di lokasi yang berpotensi terdampak.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pangan, sebanyak 650 ton beras disiapkan di Gudang Bulog Tanah Karo sebagai dukungan logistik.
Kapuspen mengatakan TNI terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
“TNI terus memonitor perkembangan situasi guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Sinabung,” imbuh Kapuspen.((SN)








