Menu

Dark Mode
AHY : Enam Bandara Tutup Akibat Abu Anak Krakatau, 150 Ribu Penumpang Terdampak Garda Mawar Salurkan Ratusan Paket Sembako di Pandeglang TNI Siagakan 1.012 Personel Antisipasi Aktivitas Gunung Sinabung Kebakaran Hutan Kepung Kalbar dan Kalsel, 859 Hektare Lahan Terbakar Indonesia-Tiongkok Perluas Kerja Sama Militer hingga Industri Pertahanan Rutan Surabaya Gelar Razia Insidentil, Peredaran Narkoba Dibidik

Politik

AHY : Enam Bandara Tutup Akibat Abu Anak Krakatau, 150 Ribu Penumpang Terdampak

badge-check

AHY : Enam Bandara Tutup Akibat Abu Anak Krakatau, 150 Ribu Penumpang Terdampak Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengganggu penerbangan di sejumlah wilayah.

Enam bandara utama ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik yang mengarah ke timur laut hingga wilayah Jabodetabek. Sekitar 150 ribu penumpang terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan penutupan bandara dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau bergerak ke arah timur laut, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Abu vulkanik ini tentunya mengandung bahaya bagi penerbangan. Maskapai harus benar-benar menaati SOP yang menjunjung tinggi faktor keselamatan,” kata AHY di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Menurut AHY, keputusan penutupan bandara mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM) dari AirNav Indonesia dan hasil paper test atau pengujian abu vulkanik oleh BMKG.

Pengujian dilakukan setiap empat jam untuk menentukan apakah bandara sudah aman kembali melayani penerbangan.

Bandara yang terdampak antara lain Soekarno-Hatta di Tangerang, Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, Radin Inten II di Lampung, Husein Sastranegara di Bandung, Budiarto di Tangerang, dan Pondok Cabe di Tangerang Selatan.

Pemerintah menyiapkan sejumlah bandara pengalihan bagi pesawat yang seharusnya mendarat di Jakarta. Di antaranya Bandara Kertajati di Majalengka, Ahmad Yani di Semarang, Yogyakarta, dan Juanda di Surabaya.

Sebanyak 409 penerbangan domestik dan 58 penerbangan internasional terdampak erupsi Anak Krakatau. Sekitar 150 ribu penumpang masih menunggu kepastian penerbangan.

AHY meminta maskapai menyampaikan informasi secara terbuka kepada penumpang, termasuk mengenai pembatalan penerbangan dan pengembalian tiket.

“Walaupun ini force majeure, kita ingin mendorong agar maskapai juga bisa memberikan pelayanan yang baik, termasuk bagaimana kalau refund, karena tidak bisa terbang harus bisa mudah diberikan,” ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan transportasi darat bagi penumpang yang dialihkan ke bandara lain. Kereta dan bus shuttle akan didorong menjadi penghubung, terutama bagi penumpang yang mendarat di Kertajati dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

“Moda transportasi darat tentunya ini yang harus disiapkan: kereta, bus shuttle yang kita juga harus dorong agar memudahkan para penumpang,” kata AHY. (SN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG

9 August 2026 - 04:29 WIB

Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan

16 June 2026 - 11:33 WIB

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

31 May 2026 - 12:23 WIB

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

Trending on Politik