Menu

Dark Mode
20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing Eksepsi Ditolak, Sidang Ratu Terduga Penipuan Investasi Rp5 Miliar Berlanjut

Politik

20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG

badge-check

20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan baru yang bergabung dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS).

Pengukuhan bertepatan dengan ulang tahun kedua FORMAS.

Dengan masuknya 20 ormas baru, jumlah anggota FORMAS kini mencapai 103 organisasi. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) termasuk di dalamnya.

Ketua Dewan Pembina FORMAS itu mengatakan keberadaan organisasi tersebut sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan menjaga keberlangsungan Indonesia.

“Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat,” kata Hashim di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8) malam.

Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno mengatakan penambahan anggota menjadi bagian dari konsolidasi ormas untuk mendukung sekaligus mengawal program pembangunan pemerintah.

Serian menegaskan ormas yang bergabung tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus ikut menjaga persatuan, memberikan gagasan konstruktif, dan mengawal pelaksanaan program pemerintah.

Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan tambahan 20 ormas membuat barisan masyarakat sipil yang mendukung program pemerintahan Prabowo semakin kuat.

Menurut Handojo, FORMAS bukan sekadar wadah organisasi. Forum tersebut ingin memastikan program strategis pemerintah benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Indonesia Emas 2045 tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan bonus demografi.

Menurut dia, pembangunan juga membutuhkan fondasi spiritual yang kuat agar Indonesia mampu menghadapi tantangan global dan menjaga persatuan nasional.(SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan

16 June 2026 - 11:33 WIB

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

31 May 2026 - 12:23 WIB

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

PSI Kecewa Pramono: Anggaran Rp5,4 Triliun, Jakarta Tetap Banjir

8 May 2026 - 00:26 WIB

Trending on Politik